Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan status gizi peserta didik melalui penyediaan makanan bergizi seimbang di sekolah. Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas gizi menu, tetapi juga oleh kesukaan makanan dan daya terima siswa terhadap makanan yang disajikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kesukaan makanan…
Penyelenggaraan makanan di industri merupakan salah satu upaya pemenuhan \r\nkebutuhan gizi tenaga kerja untuk mendukung kesehatan dan produktivitas kerja. \r\nKepuasan karyawan terhadap penyelenggaraan makanan menjadi indikator penting \r\ndalam menilai mutu pelayanan catering. Penelitian ini bertujuan mengetahui \r\ngambaran tingkat kepuasan karyawan terhadap penyelenggaraan makanan di \r\nCa…
Penerapan higiene dan sanitasi pada penyelenggaraan makanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan)merupakan upaya penting untuk menjamin keamanan pangan serta mencegah pencemaran makanan yang dapat berdampak pada kesehatan warga binaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene sanitasi pengolahan makanan di Dapur Rutan Cipinang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif…
Perencanaan menu merupakan salah satu tahapan penting dalam penyelenggaraan makanan institusi karena menjadi dasar dalam pengadaan bahan makanan, pengolahan, hingga distribusi makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perencanaan menu terhadap penyelenggaraan makanan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Cipinang, Jakarta Timur untuk makan siang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). P…
Penerapan higiene sanitasi dalam penyelenggaraan makanan rumah sakit merupakan aspek penting untuk menjamin keamanan pangan, mencegah terjadinya foodborne diseases, dan mendukung proses penyembuhan pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan higiene sanitasi penyelenggaraan makanan di Unit Instalasi Gizi RSUD Kramat Jati. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan p…
Makanan Bergizi Gratis (MBG) adalah sebuah program dari pemerintah untuk \r\nmeningkatkan standar kesehatan dan nutrisi masyarakat Indonesia. Fokus utama \r\ndari program ini adalah kelompok yang paling rentan dan sedang dalam tahap \r\npertumbuhan, yaitu anak-anak di usia dini, ibu yang sedang hamil, serta siswa-\r\nsiswa di sekolah. MBG dapat terkontaminasi yang dapat dilihat dari aspek\r\n m…
Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditentukan oleh terpenuhinya standar gizi, tetapi juga oleh cita rasa dan daya terima makanan oleh siswa. Daya terima yang rendah dapat menyebabkan makanan tidak dikonsumsi secara optimal sehingga tujuan program dalam memenuhi kebutuhan gizi siswa belum tercapai secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran output…
Salah satu penanganan serius dalam menilai kondisi sanitasi lingkungan adalah kepadatan lalat Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023, Vektor adalah arthropoda yang dapat menularkan dan menjadi sumber penularan penyakit terhadap manusia, khususnya lalat. Lalat sendiri adalah vektor mekanis yang membawa penyakit pada tubuhnya dan menularkannya kepada inang melal…
Kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada kehamilan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. KEK pada ibu hamil diartikan sebagai kondisi dimana asupan gizi ibu tidak dapat memenuhi kebutuhan energi tubuhnya dari zat gizi makro dan mikro secara memadai dalam kurun waktu yang lama, dari mulai sebelum hingga sewaktu kehamilan. Keme…
Gizi kurang pada balita masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Pesanggrahan yang mencatat prevalensi gizi kurang sebesar 5,4%, lebih tinggi dari rata-rata DKI Jakarta. Salah satu upaya penanggulangan yang dilakukan adalah melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PMT terhadap pe…
Permasalahan gizi pada anak usia sekolah masih menjadi perhatian utama di Indonesia. MBG telah diluncurkan sebagai upaya pemenuhan gizi siswa, namun penyediaan makanan bergizi saja belum cukup tanpa disertai edukasi gizi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan gizi dan asupan MBG sebelum dan sesudah penyuluhan gizi seimbang menggunakan media leaflet dan pos…
Makanan berpotensi menjadi penyebab keracunan dan media penularan foodborne disease yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia maupun Indonesia. Praktik higiene dan sanitasi yang buruk dalam pengolahan makanan merupakan penyebab utama terjadinya kontaminasi pangan, kontaminasi silang, dan keracunan makanan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan pengetahu…
Obesitas pada remaja merupakan masalah gizi yang semakin meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dan menimbulkan risiko berbagai penyakit tidak menular. Menurut Survei Kesehatan Indonesia ( SKI ) 2023, prevalensi obesitas pada remaja berusia 16 - 18 tahun di DKI Jakarta mencapai 4,8%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi minuman manis kemasan dan makan…
Kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan faktor penting dalam menjaga mutu pelayanan gizi dan keamanan pangan di rumah sakit. Berdasarkan observasi awal di Instalasi Gizi RSUD Palabuhanratu masih ditemukan ketidakpatuhan dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) serta keterlambatan distribusi makanan kepada pasien yang berpotensi memengaruhi mutu pelayanan. Penelitian in…
ABSTRAK DIPLOMA III JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II TUGAS AKHIR, AGUSTUS 2025 HIDAYAT NUR ROHMAN PENGETAHUAN DAN PENERAPAN HIGIENE SANITASI PENJAMAH MAKANAN PADA ADJITAMA CATERING V bab, Penelitian tentang pengetahuan dan penerapan higiene sanitasi penjamah makanan pada adjitama catering ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional untuk mengetahui gambaran pe…
Masa remaja (10-19 tahun) adalah periode krusial untuk kesehatan, dipengaruhi pola rnmakan dan aktivitas fisik. Konsumsi berlebihan makanan cepat saji dapat rnmenyebabkan obesitas dan penyakit degeneratif, diperparah oleh kurangnya rnpengetahuan. Prevalensi konsumsi makanan cepat saji lebih dari sekali seminggu pada rnremaja 11-19 tahun di Indonesia mencapai 54,4%. Di DKI Jakarta, prevalensi rn…
Kontaminasi pada makanan dapat terjadi dimanapun dari tahap pemilihan bahan baku, pengolahan, pengangkutan sampai penyajian, faktor lain seperti higine sanitasi penjamah dan alat makan yang digunakan pun dapat menjadi penyebab kontaminasi makanan. Penggunaan desinfektan pada alat makan sebagian besar menggunakan bahan yang mengandung senyawa kimia. Senyawa kimia yang sering digunakan ialah iodi…
Penyakit akibat makanan masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia, dengan ribuan kasus keracunan pangan dan kejadian luar biasa (KLB) setiap tahun. DKI Jakarta mencatat tingginya kasus diare, termasuk di Puskesmas Kebayoran Baru. Lingkungan sekolah, terutama kantin, menjadi tempat yang rentan karena sering ditemukan permasalahan higiene dan sanitasi, seperti sarana dan prasa…
Kepatuhan penjamah makanan terhadap pelaksanaan Standar Prosedur Operasional (SPO) merupakan indikator penting dalam menjamin kualitas dan keamanan penyelenggaraan makanan di fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor predisposisi, pendukung, dan pendorong terhadap kepatuhan pelaksanaan Standar Prosedur Operasional (SPO) penjamah makanan di Instalasi Gizi R…
JURUSAN GIZI rnPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN JAKARTA II rnTUGAS AKHIR, JULI 2025 rnSTEVANY GRACIA rn“HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI SISWA DAN MUTU MAKANAN rnTERHADAP SISA MAKANAN PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN rnMAKAN SIANG DI SMPIT AR-RAHMAN.” rnV BAB 99 halaman, 33 tabel, 12 lampiran. rnSisa makanan menjadi indikator penting dalam mengevaluasi keberhasilan rnpenyelenggaraan makanan di lingkun…
Permasalahan gizi di Indonesia sampai saat ini masih perlu adanya perhatian khusus, terutama pada kelompok balita yang rentan gizi karena paling sering menderita akibat kekurangan gizi yang dapat menyebabkan risiko serius. Untuk mencegah hal tersebut, pemerintah melakukan berbagai upaya, salah satunya yaitu program Pemberian Makanan Tambahan Lokal yang dapat membantu memperbaiki status gizi bal…
Analisis Farmasi dan Makanan
Analisis Farmasi dan Makanan
Analisis Farmasi dan Makanan
ABSTRAKrnPROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKArnJURUSAN GIZIrnPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA IIrnSKRIPSI, MEI 2025rnFANNY INDAH NURFAHMAHrn“GAMBARAN PENYELENGGARAAN MAKANAN DAN HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, ZAT GIZI MAKRO, DAN SERAT TERHADAP STATUS GIZI SISWA YANG MENGONSUMSI KATERING DI SMP ISLAM AL AZHAR 10 KEMBANGAN JAKARTA BARAT”rnV BAB, 127 HALAMAN, 18 TABEL, 17 LAMPIRANrnS…
Berdasarkan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) pada tahun 2023, timbulan sampah yang ada di Indonesia tercatat 17 juta ton dan ada 5 juta sampah yang tidak terkelola. Salah satu tempat penyumbang sampah organik terbanyak adalah pasar dengan jenis sampah sayur, buah dan sisa makanan. Pemanfaatan larva Black Soldier Fly sebagai dekomposer untuk mengurangi berat sampah …
Kantin sekolah adalah tempat di sekolah dimana segenap warga sekolah dapat membeli pangan jajanan, baik berupa pangan siap saji maupun pangan olahan. Penjamah makanan mempunyai peranan penting dalam pengolahan makanan karena dapat menularkan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas makanan dan kualitas pelayanan di kantin sekolah SMA Negeri 44 Jakarta. Data…
Pelayanan Gizi Rumah Sakit yang diberikan harus dikelola secara profesional agar mutunya dapat terjamin. Dengan pemberian makanan yang tepat sesuai diet pasien sehingga memperpendek hari rawat, dengan demikian secara tidak langsung dapat meningkatkan citra rumah sakit. Tujuan penelitin ini Mengetahui Kesesuaian Standar Porsi dengan Besar porsi yang disajikan dan Sisa Makanan pada Makanan Lunak …
Penjamah makanan merupakan kunci atau aspek yang sangat perlu diperhatikan dalam menjaga kualitas makanan yang akan dihasilkan karena selama proses pengolahan makanan, penjamah makanan yang melakukan kontak langsung dengan makanan. Oleh karena itu, penjamah makanan harus memperhatikan prinsip higiene yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, d…
Latar Belakang: Perilaku higiene merupakan hal penting yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan kualitas makanan yang akan disajikan kepada konsumen Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku higiene tenaga penjamah makanan, meliputi karakteristik tenaga penjamah makanan berdasarkan umur, jenis kelamin, lama bekerja, tingkat pendidikan terakhir, tingkat pengetahuan…
Persentase sisa makanan menggambarkan daya terima pasien terhadap makanan yang disajikan oleh rumah sakit sebagai indikator mutu pelayanan makanan. Hasil pengukuran sisa makanan di pakai dalam menentukan tingkat asupan zat gizi pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas makanan dan tingkat kepuasan menu makan pagi pada pasien kelas III di RSUD Pasar Rebo dilihat dari cita …
Keberhasilan suatu penyelenggaraan makanan Rumah Sakit sering dikaitkan dengan adanya sisa makanan yang tidak habis termakan atau tidak dikonsumsi pasien. Faktor yang mempengaruhi sisa makanan antara lain faktor internal, faktor eksternal dan faktor lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor penyebab sisa makanan lunak pada pasien rawat inap dengan penyakit infeksi di RSU…
Kebiasan mengkonsumsi makanan kemasan pada anak sekolah dasar berdampak dalam pemenuhan gizi yang dapat menyebabkan timbulnya pola konsumsi yang salah. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa anak usia 10-14 tahun memiliki kebiasaan konsumsi makanan berisiko > 1 kali per hari meliputi kebiasan konsumsi makanan manis (50,4%), minuman manis (61,86%), makanan asin (31,4%) dan makanan berlemak (44,2%…
Diabetes melitus tipe 2 penyakit yang terjadi ketika tubuh tidak mampu menggunakan hormon insulin secara efisien, biasanya menyerang orang yang berusia di atas 40 tahun dan dapat disebabkan oleh genetik dan gaya hidup seperti seringnya konsumsi makanan dan/atau minuman manis, kurangnya aktivitas fisik dan kurangnya pengetahuan mengenai penyakit diabetes melitus tipe 2. Prevalensi peny…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik, status gizi, pola konsumsi makanan sumber natrium, aktivitas fisik, dan status merokok terhadap tekanan darah pasien lansia di Puskesmas Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat. Subjek dalam penelitian terdiri dari lansia berusia 46 – 65 tahun sebanyak 59 orang menggunakan Teknik Purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan …
Pengetahuan dan keterampilan gizi seimbang remaja pengelola makan pada penyelenggaraan makanan Boarding School Al-Qudwah dapat berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan gizi santri/santriwati penghuni asrama. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan gizi seimbang remaja pada pihak pengelola makan dapat ditingkatkan dengan cara memberikan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pe…
Kebiasaan mengonsumsi makanan jajanan tidak sehat dapat menimbulkan permasalahan gizi termasuk kegemukan. Menurut data RISKESDAS nasional 2018 prevalensi kegemukan dan obesitas pada anak sekolah mencapai 20%. Kegemukan dan obesitas pada anak sekolah dasar disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya faktor lingkungan karena ketidakseimbangan pola makan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui p…
Latar Belakang: Penampilan dan persepsi cita rasa pasien dapat mempengaruhi asupan energi dan zat gizi terutama zat gizi makro menjadi hal yang penting untuk diperhatikan sebagai upaya dalam mempercepat proses penyembuhan pasien. Tujuan: Pengaruh pemberian garnish pada makanan biasa terhadap asupan energi dan zat gizi makro dan persepsi cita rata pasien rawat inap kelas 1 di RSUD Tarakan Jakart…
Awal masa sekolah merupakan periode dimana anak memasuki baru, berubah dari lingkungan yang hanya bermain ke tahap belajar, perubahan ini sedikit banyak akan berakibat pada nafsu makan yang berkurang karena anak mungkin mengalami depresi. Adapun faktor-faktor yang memperburuk keadaan gizi anak sekolah, antara lain : anak dalam usia ini umumnya sudah dapat memilih dan menentukan makanan apa y…
Makanan merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan setiap saat, maka harus ditangani dan dikelola dengan baik dan benar agar bermanfaat bagi tubuh. Pengolahan yang baik dan benar adalah pengolahan makanan berdasarkan kaidah – kaidah dari prinsip higiene dan sanitasi makanan. Kualitas makanan harus selalu terjamin setiap saat, sehingga masyarakat sebagai pengguna produk makanan tersebut …
Makanan dan minuman adalah kebutuhan pokok manusia yang diperlukan oleh tubuh untuk hidup, tumbuh dan berkembang biak serta bereproduksi. Oleh karena itu makanan harus terjamin kebersihannya. Berdasarkan hasil observasi pendahuluan didapatkan 22 rumah makan diketahui masih kurangnya fasilitas sanitasi berupa tempat pembuangan sampah, 15 rumah makan yang tidak menerapkan higiene personal dalam m…
Berdasarkan data The Economics Intelligence Unit tahun 2021, Indonesia merupakan penghasil sampah makanan terbesar kedua di dunia. Beberapa inovasi bermunculan untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya adalah Eco Enzyme yaitu cairan serba guna yang dapat dipakai dalam kehidupan sehari-hari seperti mengepel lantai, pembersih piring, pencuci buah dan sayur, dan lain-lain. Eco Enzyme dibuat dari…
Kejadian penularan penyakit melalui media makanan dapat berasal dari Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) terutama rumah makan yang pengelolaannya tidak memenuhi syarat sanitasi. Menurut Permenkes RI No. 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan PP No. 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan, rumah makan adalah usaha yang menyediakan makanan dan minuman untuk umum. Pelaksanaan sanitasi dan kebe…