Gizi seimbang berperan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan remaja, namun data global dan nasional menunjukkan tingginya masalah gizi pada remaja, mulai dari gizi kurang hingga obesitas. Salah satu upaya Kementerian Kesehatan dalam mengampanyekan pola makan sehat adalah melalui pedoman Isi Piringku, namun penyampaiannya perlu disesuaikan dengan kelompok sasaran, khususnya remaja. Game Robl…
Latar Belakang: Berdasarkan Riskesdas 2018, remaja usia 13–15 tahun masih mengalami masalah gizi dengan prevalensi kurus 6,8%, gemuk 10,8%, dan obesitas 9,2%. Selain itu, SKMI 2023 menunjukkan 98,4% remaja usia 13–18 tahun belum memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur. Rendahnya pengetahuan gizi dapat memengaruhi sikap dan pemilihan makanan sehingga diperlukan upaya edukasi menggunaka…
Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan mengonsumsi jajanan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan karena mudah terpapar berbagai pilihan jajanan di lingkungan sekolah. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam memilih jajanan sehat adalah melalui penyuluhan gizi menggunakan media booklet. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sisw…
Diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif yang disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk konsumsi minuman berpemanis berlebih, sehingga pemerintah mengeluarkan regulasi pemberian logo “Pilihan Lebih Sehat” pada beberapa produk, termasuk minuman kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap logo “Pilihan Lebih Sehat” dengan pemil…
Latar belakang: Status gizi mahasiswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingkat pengetahuan gizi dan kebiasaan sarapan. Pengetahuan gizi yang baik diharapkan dapat mendorong penerapan pola makan sehat, sedangkan sarapan berperan dalam memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan gizi, kebiasaan sa…
Masalah gizi pada anak usia sekolah di Indonesia masih tergolong tinggi, salah satunya dipicu oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran mengenai gizi seimbang. Edukasi menggunakan pedoman "Isi Piringku" merupakan salah satu langkah intervensi strategis untuk memperbaiki pemahaman dan sikap anak sejak dini di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan …
Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi remaja dengan status gizi kurus dan sangat kurus di Jawa Barat sebesar 8,4% pada usia 13–15 tahun dan 8,2% pada usia 16–18 tahun, sedangkan prevalensi berat badan lebih dan obesitas mencapai 17% pada usia 13–15 tahun dan 13,1% pada usia 16–18 tahun. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penerapan gizi seimbang pada remaja…
Permasalahan gizi pada anak usia sekolah masih menjadi perhatian utama di Indonesia. MBG telah diluncurkan sebagai upaya pemenuhan gizi siswa, namun penyediaan makanan bergizi saja belum cukup tanpa disertai edukasi gizi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan gizi dan asupan MBG sebelum dan sesudah penyuluhan gizi seimbang menggunakan media leaflet dan pos…
Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada remaja putri masih menjadi masalah gizi di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi KEK pada remaja putri usia 15–19 tahun di Indonesia sebesar 41,9%, sedangkan di Provinsi Jawa Barat sebesar 12,5%. Berdasarkan data penelitian Perencanaan Program Gizi Diploma III Poltekkes Kemenkes Jakarta II Tahun 2025, sebanyak 34% remaja putri d…
Hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menyatakan prevalensi status gizi pada anak usia 5-12 tahun di Provinsi Jawa Barat yaitu 10,9% gizi gemuk dan 7,5% yang sangat gemuk atau obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, durasi screen time, konsumsi jajanan tinggi energi, asupan energi dan zat gizi makro serta aktivitas fisik terhadap status gizi anak …
Hepatitis secara global menurut WHO merupakan penyebab kematian menular kedua di dunia, sedangkan berdasarkan Riskesdas Jawa Barat tahun 2018 prevanlensi hepatitis pada kelompok usia 5-14 tahun di Kota Bekasi sebesar 0,5%. Hepatitis A merupakan penyakit menular yang berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat serta konsumsi makanan atau jajanan yang tidak higenis. Tujuan penelitian ini un…
Anemia gizi yang disebabkan karena defisiensi zat besi (fe) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang harus cepat ditangani dengan serius terutama pada remaja. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh konsumsi pangan yang mengandung zat penghambat penyerapan zat besi. Kurangnya pengetahuan mengenai zat gizi dan efek dari konsumsi makanan tertentu dapat membentuk sikap dan tindakan yang tidak te…
Makanan berpotensi menjadi penyebab keracunan dan media penularan foodborne disease yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia maupun Indonesia. Praktik higiene dan sanitasi yang buruk dalam pengolahan makanan merupakan penyebab utama terjadinya kontaminasi pangan, kontaminasi silang, dan keracunan makanan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan pengetahu…
Masalah gizi pada anak usia sekolah masih menjadi perhatian di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas pada anak usia 5-12 tahun di Provinsi DKI Jakarta masingmasing sebesar 14,6% dan 12,7%. Salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai gizi seimbang adalah melalui edukasi pedoman Isi Piringku. Penelitian in…
World Health Organization ( WHO ) mengategorikan obesitas sebagai bagian dari beban ganda malnutrisi pada anak yang kerap dipicu oleh kebiasaan mengonsumsi camilan rendah zat gizi di sekolah. Lemahnya pengawasan orang tua, pengaruh sosial, serta minimnya pemahaman anak membuat mereka cenderung memilih jajanan hanya berdasarkan selera tanpa memedulikan aspek kesehatan dan kebersihan. Penelitian …
Obesitas pada remaja merupakan masalah gizi yang semakin meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dan menimbulkan risiko berbagai penyakit tidak menular. Menurut Survei Kesehatan Indonesia ( SKI ) 2023, prevalensi obesitas pada remaja berusia 16 - 18 tahun di DKI Jakarta mencapai 4,8%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi minuman manis kemasan dan makan…
Tingginya angka konsumsi ikan, khususnya pada kalangan masyarakat yang berasal dari Indonesia bagian timur, perlu diimbangi dengan kemampuan memilih ikan segar yang layak konsumsi guna mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan (KLB KP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan terkait pemilihan ikan…
Masalah pertumbuhan pada anak usia 6–23 bulan masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi status gizi dan kesehatan anak. Penambahan berat badan merupakan salah satu indikator penting dalam pemantauan pertumbuhan untuk mendeteksi gangguan pertumbuhan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status pertumbuhan anak usia 6–23 bulan berda…
Kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan faktor penting dalam menjaga mutu pelayanan gizi dan keamanan pangan di rumah sakit. Berdasarkan observasi awal di Instalasi Gizi RSUD Palabuhanratu masih ditemukan ketidakpatuhan dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) serta keterlambatan distribusi makanan kepada pasien yang berpotensi memengaruhi mutu pelayanan. Penelitian in…
Dismenore primer merupakan nyeri yang terjadi saat menstruasi tanpa adanya gangguan pada organ genital. Faktor risiko dismenore primer berhubungan dengan pengetahuan gizi, frekuensi konsumsi jajanan, dan status gizi. Pengetahaun gizi yang memadai, seseorang dapat menentukan kebutuhan zat gizi yang tepat untuk mencegah munculnya dismenore. Sedangkan frekuensi konsumsi jajanan dan status gizi jug…
Latar Belakang: Prevalensi anemia pada remaja putri di DKI Jakarta mencapai 18% (SKI, 2023). Hasil observasi awal dan data skrining di SMAN 10 Jakarta menunjukkan adanya indikasi serupa, di mana rendahnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) serta pola makan yang tidak seimbang menjadi masalah dominan di sekolah tersebut. Upaya edukasi anemia memerlukan penguatan melalui pengembangan me…
Menurut Riskesdas (Kemenkes RI, 2021) prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%, mengalami peningkatan dibandingkan prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2013 sebesar 25,8%. Sampai saat ini hipertensi masih menjadi suatu masalah yang cukup besar, berdasarkan data dari WHO, penyakit ini menyerang 22% penduduk dunia. Sedangkan di Asia Tenggara, angka kejadian hipertensi mencapai 36%. …
Hepatitis B merupakan penyakit infeksi kronis yang menyerang hati dan berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti sirosis dan kanker hati. Perilaku makan yang baik sangat penting dalam mendukung proses penyembuhan pasien hepatitis B. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku makan pasien hepatitis B melalui pengamatan sisa makanan sebelum dan sesudah diberikan intervensi stiker m…
Penjamah makanan berperan penting dalam mencegah kontaminasi makanan di rumah sakit, karena dapat menjadi sumber penyebaran penyakit jika tidak menjaga kebersihan pribadi dan tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan benar. Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, penggunaan APD wajib diterapkan di seluruh tempat kerja, termasuk rumah sakit. Namun, tingkat …
Masa remaja (10-19 tahun) adalah periode krusial untuk kesehatan, dipengaruhi pola rnmakan dan aktivitas fisik. Konsumsi berlebihan makanan cepat saji dapat rnmenyebabkan obesitas dan penyakit degeneratif, diperparah oleh kurangnya rnpengetahuan. Prevalensi konsumsi makanan cepat saji lebih dari sekali seminggu pada rnremaja 11-19 tahun di Indonesia mencapai 54,4%. Di DKI Jakarta, prevalensi rn…
Latar Belakang: Hepatitis B merupakan salah satu penyakit infeksi serius yang rnmenyerang hati dan memiliki risiko tinggi penularan dari ibu ke bayi selama rnkehamilan atau persalinan. Tingkat kesadaran dan pengetahuan ibu hamil tentang rnhepatitis B masih tergolong rendah, sehingga diperlukan media edukasi yang efektif rnuntuk meningkatkan pengetahuan tersebut. rnTujuan: Penelitian ini bertuju…
Gambaran Pengetahuan dan Sikap tentang Hepatitis B pada Masyarakat RW 05 Amarapura Kelurahan Kademangan Kota Tangerang Selatan tahun 2025rnrnOleh:rnAlya Nur AfrinarnP2.48.40.1.22.006rnrnPendahuluan: Hepatitis B yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B (HBV) merupakan masalah kesehatan global. Penularan hepatitis B dapat menyebar dari ibu ke anak, tranfusi darah, jarum suntik, pisau cukur.…
Pendahuluan: Hepatitis A merupakan penyakit menular yang sering terjadi dalam bentuk Kejadian Luar Biasa (KLB), terutama pada lingkungan sekolah. Pengetahuan dan sikap masyarakat berperan penting dalam upaya pencegahan penyakit Hepatitis A.rnTujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian video animasi terhadap pengetahuan dan sikap siswa di SMAN 3 Cibinong mengenai Hepatitis A.rnMetode: Penel…
Pendahuluan: Antibiotik merupakan obat yang digunakan pada infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Tingginya penggunaan antibiotik kerap kali disertai dengan pemakaian yang tidak sesuai, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius dan ancaman global berupa resistensi antibiotik.rnTujuan: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat RW 02 Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Kota…
Pendahuluan : Sirup obat merupakan zat yang umum digunakan bagi pengobatan untuk anak-anak. Kasus cemaran Etilen Glikol dan Dietilen Glikol ini telah meningkatkan angka mortalitas. Dengan penggunaan sirup obat demam yang masih banyak digunakan, pengetahuan dan perilaku swamedikasi obat penting dilakukan untuk melindungi kesehatan anak.rnTujuan : Mengetahui tingkat pengetahuan ibu dan perilaku …
Pendahuluan: Hepatitis B merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Pengetahuan mahasiswa mengenai aspek infeksi, penularan, dan vaksinasi Hepatitis B penting untuk mendukung pencegahan dan pengendalian penyakit.rnTujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sosiodemografi mahasiswa, pengetahuan Infeksi virus hepatitis B, pengetahuan tent…
Pendahuluan: Sebanyak 35,2% dari 294.959 rumah tangga di Indonesia menyimpan obat untuk swamedikasi. Masih banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan kurang mengenai BUD Obat, maka masyarakat perlu diinformasikan mengenai hal tersebut. Penginformasian kepada masyarakat merupakan tanggungjawab tenaga kesehatan di bidang kefarmasian, maka dari itu diperlukan edukasi untuk mahasiswa farmasi guna…
Gambaran Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Kabupaten Bogor terhadap rnHepatitis BrnrnOlehrnAsifa Dinasty rnP2.48.40.1.22.011rnrnPendahuluan: Hepatitis B merupakan penyakit infeksi serius yang menyerang hati dan dapat berkembang menjadi kondisi kronis seperti sirosis dan kanker hati. Di Indonesia, termasuk Kabupaten Bogor, prevalensi hepatitis B masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Mahasiswa …
Pendahuluan : Penyakit Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronis yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk Indonesia. Jakarta Timur tercatat memiliki angka kejadian TB tertinggi di DKI Jakarta. Edukasi dan pengetahuan remaja menjadi aspek penting dalam upaya pencegahan penularan TB.rnrnTujuan : Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja serta karakteristik sosial demog…
Pendahuluan : Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang secara menyeluruh, salah satunya melalui penggunaan terapi kombinasi antara insulin dan OAD. Kepatuhan pasien terhadap terapi berperan penting dalam pengendalian kadar glukosa darah yang optimal serta pencegahan komplikasi jangka panjang.rnTujuan : Menganalisa hubungan antara kepatuhan ter…
Pendahuluan: Pengetahuan adalah segala informasi yang didapat dan diketahui rnmanusia berdasarkan pengamatan dan hasil akal. Pengetahuan Hepatitis B yang rnbaik mengenai infeksi, penularan, dan vaksinasi Hepatitis B sangat penting untuk rnpencegahan dan penularan penyakit ini, khususnya dikalangan mahasiswa yang rntermasuk kelompok usia produktif. rnTujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetah…
Pendahuluan: Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan rnresistensi dan meningkatkan risiko efek samping. Survei Kesehatan Indonesia rn(2023) mencatat 41% antibiotik diperoleh tanpa resep. Untuk mencegah rnpenggunaan yang tidak tepat, edukasi melalui program DAGUSIBU perlu rnditingkatkan agar masyarakat lebih bijak dalam mendapatkan, menggunakan, rnmenyimpan, dan membuang anti…
Pendahuluan: Hepatitis B merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Hepatitis B. Faktor risiko Hepatitis B dibagi menjadi dua yaitu secara vertikal (dari ibu ke anak) atau horizontal (dari satu individu ke individu lainnya). Tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai Hepatitis B masih kurang baik, sehingga perlu diberikan bekal atau informasi yang cukup agar penularan penyakit Hepatitis B ini da…
Pendahuluan: Penggunaan skincare pemutih sangat populer dikalangan remajarnkarena adanya pandangan bahwa kulit putih adalah tanda kecantikan. Namun,rnbeberapa produk mengandung zat berbahaya seperti merkuri dan hidrokuinonrnyang bisa membahayakan kulit dan organ tubuh. Remaja cenderung terpengaruhrnoleh iklan dan tren tanpa memahami dampaknya. Penelitian ini bertujuanrnmengukur pengetahuan rema…
Pendahuluan: Hepatitis B merupakan salah satu penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyebarannya yang cepat dan dampak jangka panjang terhadap kesehatan liver membuat edukasi dan pencegahan sangat penting, terutama di kalangan mahasiswa sebagai generasi muda yang berpotensi menjadi agen promosi kesehatan.rnTujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan…
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang umum terjadi pada lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius. Edukasi gizi diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki pola makan lansia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan pengetahuan dan pola makan sebelum dan sesudah edukasi gizi melalui booklet pada 20 lansia di Posyandu Lansia Merak RW.09, Cipinang Besar Sel…
ABSTRAKrnrn rnrnPROGRAM DIPLOMA III JURUSAN GIZI rnPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA IIrnTUGAS AKHIR, JULI 2025rnrnrnFATIMAH AZZAHRArn “ GAMBARAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS MAKASAR KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR”rnrnV BAB, 73 halaman, 11 Tabel, 2 Gambar, 7 LampiranrnKehamilan merupakan proses fisiologis yang terjadi ketika sel te…
Baduta (bayi di bawah dua tahun) merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap masalah gizi, terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Status gizi yang baik sangat dipengaruhi oleh pola pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang. Kurangnya pengetahuan dan praktik pemberian MP-ASI yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko s…
Remaja merupakan kelompok usia rawan gizi, dengan prevalensi kurus sebesar 8,1% dan gemuk 13,5% pada usia 16–18 tahun (Riskesdas 2018). Rendahnya pengetahuan gizi serta persepsi citra tubuh yang negatif mendorong perilaku makan yang salah, di mana 53,6% remaja putri memiliki citra tubuh negatif dan 52,7% mengalami gangguan makan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan meng…
Remaja merupakan kelompok usia yang rawan mengalami gangguan gizi karena kebiasaan makan yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku makan berdasarkan tingkat pengetahuan gizi dan uang jajan pada remaja di SMA IT Mutiara Hikmah. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 54 siswa k…
Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalamirnanemia, terutama akibat kekurangan zat besi. Tablet Tambah Darah (TTD) adalahrnsalah satu intervensi yang mengandung zat besi dan asam folat untuk mencegahrnanemia pada remaja. Berdasarkan data SSGI 2023 hanya 1,4% remaja putri yangrnmengkonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran. Menurut data tersebutrnmenunjukkan masih re…
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap kebiasaan konsumsi jajanan yang tidak sehat. Intervensi edukatif yang tepat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap positif terhadap pemilihan jajanan yang aman dan bergizi. Media sosial TikTok dan poster digunakan dalam penelitian ini sebagai media edukasi visual yang interaktif dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan …
Anak usia dini (usia 0 sampai 6 tahun) dikenal sebagai masa keemasan (golden age) dan sedang mengalami fase pertumbuhan yang pesat untuk pertama kali (growth spurt). Anak prasekolah termasuk dalam kelompok yang rentan untuk mengalami masalah gizi. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 di Kota Tangerang tercatat bahwa prevalensi anak pendek pada usia 0-59 bulan mencapai…
Diva Ananda Salsabila,”Analisis Hidrokuinon Pada Sediaan Krim Pemutih Yang Beredar Di Toko Online Dengan Reaksi Warna dan Spektrofotometri UV-Vis” dibawah bimbingan Latirah, S.Si M.Farm. dan Bapak Joko Sulistiyo,S.T.,M.Si.,2025.rnrnHidrokuinon adalah senyawa yang sering digunakan sebagai pemutih pada kosmetik. Pemakaian yang berlebih dapat mengakibatkan efek berbahaya pada kulit karena dapa…
Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan peningkatan prevalensi PTM. Pola makan yang buruk merupakan salah satu faktor risiko obesitas dan penyakit tidak menular (PTM), strategi yang efektif diperlukan untuk mengatasi hal tersebut adalah memahami label pangan kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan hubungan kepatuhan dengan pengetahuan tentang labe…