GAMBARAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, MP-ASI, DAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI BADUTA DI PUSKESMAS KECAMATAN PASAR MINGGU V BAB, 73 Halaman, 35 Tabel, 2 Gambar, 4 Lampiran Masalah gizi pada anak usia di bawah dua tahun (baduta) masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Berdasarkan data status gizi baduta di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu bu…
Gizi kurang pada balita masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Pesanggrahan yang mencatat prevalensi gizi kurang sebesar 5,4%, lebih tinggi dari rata-rata DKI Jakarta. Salah satu upaya penanggulangan yang dilakukan adalah melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PMT terhadap pe…
Konsumsi junk food yang tinggi kandungan gula, garam, lemak menjadi pola konsumsi yang sangat umum di kalangan remaja serta akan berkontribusi terhadap terjadinya permasalahan gizi. Remaja di Indonesia mengalami tiga permasalahan gizi utama, yaitu kekurangan gizi, kelebihan gizi dan kekurangan zat gizi mikro yang akan berdampak pada kesehatan. Provinsi DKI Jakarta menempati urutan ketiga dengan…
Latar Belakang: Fase remaja membutuhkan kecukupan gizi optimal untuk mendukung perkembangan fisik yang pesat dan fungsi kognitif yang prima. Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah hadir sebagai intervensi strategis untuk memenuhi gizi makro dan mendorong performa belajar siswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan status gizi dan prestasi akademik sebelum dan s…
Masa remaja merupakan fase penting dalam pertumbuhan dan perkembangan individu yang rentan mengalami masalah gizi. Salah satu faktor yang memengaruhi status gizi remaja adalah asupan zat gizi makro (energi, protein, lemak, karbohidrat) dan kebiasaan konsumsi makanan jajanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan energi dan zat gizi makro, serta kebiasaan makan jajan…
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu (GDS) dapat digunakan sebagai deteksi dini gangguan metabolisme glukosa. Beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan kadar gula darah sewaktu meliputi status gizi, asupan energi dan zat gizi makro, aktivitas fisik, serta riwayat keluarga diabetes mellitus tipe 2…
Masalah gizi kurang pada baduta perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan yang menjadi masa krusial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Baduta dengan status gizi kurang jika tidak teratasi dengan segera dapat beresiko mengalami hambatan pertumbuhan, penurunan daya tahan tubuh, serta gangguan perkembangan kognitif. Asupan energi dan zat gizi makr…
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan karena berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular. Pengemudi bus memiliki karakteristik kerja yang cenderung menetap (sedentary) sehingga berisiko mengalami masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran aktivitas fisik, status gizi, dan jumlah rokok yang dihisap dengan kadar tekanan darah pada pengemudi bus …
Latar Belakang: Berdasarkan Riskesdas 2018, remaja usia 13–15 tahun masih mengalami masalah gizi dengan prevalensi kurus 6,8%, gemuk 10,8%, dan obesitas 9,2%. Selain itu, SKMI 2023 menunjukkan 98,4% remaja usia 13–18 tahun belum memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur. Rendahnya pengetahuan gizi dapat memengaruhi sikap dan pemilihan makanan sehingga diperlukan upaya edukasi menggunaka…
Status gizi baduta merupakan indikator penting pertumbuhan dan perkembangan anak pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Tingkat pengetahuan ibu dan pola pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) merupakan faktor yang dapat memengaruhi status gizi baduta. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu, pola pemberian MP-ASI, serta hubungannya dengan status…
PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II TUGAS AKHIR, TAHUN 2026 FILDZAH AKILA EVALUASI EFEKTIFITAS PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PEMULIAHN (PMT-P) BERBAHAN PANGAN LOKAL TERHADAP PERBAIKAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN JAGAKARSA V BAB, 77 HALAMAN, 13 TABEL, 9 LAMPIRAN, 4 GAMBAR Permasalahan gizi pada balita merupakan is…
Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih, akibat meningkatnya kebutuhan zat gizi pada masa pertumbuhan serta perubahan pola makan dan gaya hidup. Pengetahuan gizi merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi status gizi remaja. Penelitian bertujuan mengetahui gambaran status gizi berdasarkan karakteristik umur, tingkat pendidik…
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan inisiatif Kementerian Kesehatan RI yang mulai dilaksanakan sejak Februari 2025 sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari implikasi pelaksanaan program CKG terhadap status gizi dan status kesehatan pegawai Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II selama tahun 2025. Penelitian ini menggunakan d…
Hiperkolesterolemia merupakan masalah kesehatan metabolik yang signifikan pada kelompok usia lanjut karena meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran karakteristik (usia dan jenis kelamin), status gizi, asupan zat gizi harian (energi, protein, lemak, karbohidrat, dan serat), serta kadar kolesterol total pada kelompok pra-lansia dan lans…
Stunting merupakan masalah gizi kronis berupa kegagalan pertumbuhan yang dapat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan pendapatan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pendidikan, tingkat pendapatan orang tua, dan status gizi (PB/U) baduta (bawah dua tahun) di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desa…
Latar Belakang : Status gizi lebih pada remaja merupakan masalah gizi yang terus meningkat. Salah satu faktor yang berperan adalah tingkat pengetahuan dan perilaku konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL). Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku konsumsi GGL terhadap status gizi lebih pada siswa/i kelas VII dan VIII SMPN 68 Jakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan desain …
Carcinoma mammae merupakan salah satu penyakit yang berisiko menyebabkan malnutrisi akibat peningkatan kebutuhan metabolik, penurunan asupan makan, serta efek samping kemoterapi. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien carcinoma mammae yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan …
Hiperurisemia merupakan kondisi peningkatan kadar asam urat dalam darah yang berisiko menyebabkan gout dan gangguan metabolik. Kasus hiperurisemia pada usia muda cenderung meningkat dan berkaitan dengan berbagai faktor seperti pola makan, asupan cairan, status gizi, serta riwayat keturunan. Status gizi lebih, terutama obesitas diketahui berhubungan dengan peningkatan risiko hiperurisemia. Penel…
Latar belakang: Masalah gizi pada bayi akibat kegagalan pemberian ASI eksklusif masih menjadi tantangan kesehatan yang serius. Keberhasilan ASI eksklusif sangat ditentukan oleh pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Di Kecamatan Sindang Jaya, 97,01% tercatat melakukan IMD, sedangkan 75,6% bayi mendapatkan ASI eksklusif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat IMD …
Perubahan gaya hidup pada remaja mendorong meningkatnya konsumsi fast food, Asupan energi dan zat gizi serta sedentary lifestyle yang dapat memengaruhi status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi fast food, asupan energi dan zat gizi makro, serta sedentary lifestyle dengan status gizi pada siswa SMAN 46 Jakarta. Provinsi DKI Jakarta pada usia 16-18 tahun…
Latar belakang: Status gizi mahasiswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingkat pengetahuan gizi dan kebiasaan sarapan. Pengetahuan gizi yang baik diharapkan dapat mendorong penerapan pola makan sehat, sedangkan sarapan berperan dalam memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan gizi, kebiasaan sa…
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak terjadi pada usia dewasa dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti status gizi dan kadar gula darah. Guru berisiko mengalami hipertensi akibat usia, beban kerja, dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan status gizi, kadar gula darah sewaktu, dan tekanan darah pada guru SDN Duren Seribu 01 Kota Depok. Penelitian obse…
Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, terutama pada kelompok lansia. Kadar gula darah dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, status gizi, kondisi psikologis, serta kecukupan asupan zat gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi psikologis, asupan zat gizi, usia, dan status gizi terhadap kadar gula darah pada lansia di…
Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada remaja putri masih menjadi masalah gizi di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi KEK pada remaja putri usia 15–19 tahun di Indonesia sebesar 41,9%, sedangkan di Provinsi Jawa Barat sebesar 12,5%. Berdasarkan data penelitian Perencanaan Program Gizi Diploma III Poltekkes Kemenkes Jakarta II Tahun 2025, sebanyak 34% remaja putri d…
Hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menyatakan prevalensi status gizi pada anak usia 5-12 tahun di Provinsi Jawa Barat yaitu 10,9% gizi gemuk dan 7,5% yang sangat gemuk atau obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, durasi screen time, konsumsi jajanan tinggi energi, asupan energi dan zat gizi makro serta aktivitas fisik terhadap status gizi anak …
Masalah gizi pada anak prasekolah masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Prevalensi gizi kurang di Indonesia sebesar 7,5% dan di Jawa Barat sebesar 7,2% pada anak 5-12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh, picky eater, riwayat penyakit infeksi, dan asupan zat gizi dengan status gizi anak prasekolah di TK Negeri P…
Dismenore adalah kontraksi otot uterus yang menimbulkan rasa nyeri dan terjadi selama periode menstruasi, serta menjadi salah satu bentuk gangguan dalam siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya hubungan asupan zat gizi mikro, status gizi, dan aktivitas fisik terhadap dismenore pada mahasiswi Poltekkes Jakarta II di Asrama Dharmesti Niramaya. Desain penelitian ini ad…
Indonesia sedang mengalami masalah gizi, tidak hanya kekurangan gizi tetapi bersamaan dengan masalah kelebihan gizi pada usia remaja. Provinsi DKI Jakarta menempati urutan ketiga dengan prevalensi gizi lebih sebesar 14,4% pada remaja usia 16-18 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan energi, asupan zat gizi makro, aktivitas fisik, dan durasi tidur terhadap status…
Masalah status gizi pada dewasa muda masih menjadi perhatian akibat meningkatnya prevalensi overweight dan obesitas. Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami perubahan pola makan akibat tuntutan akademik, stres, serta kebiasaan mengonsumsi kopi untuk meningkatkan konsentrasi. Selain itu, stres memicu emotional eating yang memengaruhi status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengana…
Kemampuan jantung dan paru-paru untuk memasok oksigen ke otot yang bekerja selama aktivitas fisik yang berkepanjangan dikenal sebagai daya tahan kardiorespiratori. Faktor yang mempengaruhinya adalah asupan energi, zat gizi makro dan zat besi, aktivitas fisik, serta status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan energi, zat gizi makro, zat besi, aktivitas fisik, …
Dismenore primer merupakan nyeri yang terjadi saat menstruasi tanpa adanya gangguan pada organ genital. Faktor risiko dismenore primer berhubungan dengan pengetahuan gizi, frekuensi konsumsi jajanan, dan status gizi. Pengetahaun gizi yang memadai, seseorang dapat menentukan kebutuhan zat gizi yang tepat untuk mencegah munculnya dismenore. Sedangkan frekuensi konsumsi jajanan dan status gizi jug…
Pentingnya penentuan status gizi pada bayi merupakan yang diperlukan untuk memantau dan melakukan tindakan langkah pertumbuhan dan perkembangan bayi. Alat ukur yang diperlukan adalah timbangan dan meteran badan. Namun, proses pengukuran dan perhitungan masih dilakukan secara manual, sehingga masih menyulitkan petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat yang dapat diguna…
PROGRAM STUDI DIPLOMA III JURUSAN GIZIrnPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA IIrnTUGAS AKHIR, JUNI 2025rnRAMANDA SYAFITRIrnHUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK, LAMA MENJALANI HEMODIALISIS, ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN SUBJECTIVE GLOBAL ASSESSMENT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DENGAN HEMODIALISIS: (STUDI KASUS) DI KLINIK MITRA DENAM DEPOKrnV BAB, 57 Halaman, 22 Tabel, 10 Lampiran rnGagal…
Status gizi balita merupakan indikator utama dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Permasalahan yang umum terjadi di Posyandu, seperti pencatatan manual, rendahnya akurasi data, dan keterbatasan kemampuan administrasi kader, mengakibatkan pemantauan tumbuh kembang balita kurang optimal dan rentan terjadi kesalahan. Untuk mengatasi permasala…
Stunting saat ini menjadi masalah penting pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pemantauan kondisi bayi dapat dilakukan dengan melihat status gizi. Penentuan status gizi dapat dilihat menggunakan standar antropometri, seperti berat badan dan panjang badan. Alat ukur berat dan panjang bayi menggunakan sensor laser VL53L0X dengan pencatatan data otomatis pada Google Spreadsheet dibuat untuk mem…
Masa remaja merupakan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Pada masa remaja ini terjadi pertumbuhan yang signifikan dan berlangsung dalam waktu singkat disertai dengan aktivitas yang tinggi sehingga kebutuhan gizi meningkat. Konsumsi sayur dan buah memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan, karena selain kaya serat, keduanya juga mengandung berbagai zat gizi. Penelitian ini bertujuan …
Kesehatan gizi balita merupakan hal yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka yang optimal. Ada beberapa masalah utama daripada gizi anak, diantaranya stunting dan gizi buruk. Kondisi ini umumnya terjadi pada anak usia di bawah lima tahun. Ini menandakan bahwa kurangnya pengetahuan tentang pemeriksaan antropometri. Antropometri adalah ilmu yang mempelajari tentang dimensi tub…
ABSTRAKrnrnPROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZIrnPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA IIrnTUGAS AKHIR, JULI 2025rnrnHALLISA IHSANIrn“GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN ASUPAN SERAT DENGAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN FATTY LIVER PADA TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN POLTEKKES KEMENKES JAKARTA II”rnV Bab, 71 Halaman, 14 Tabel rnNon Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) merupakan salah sat…
ABSTRAKrnrnPROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI JURUSAN GIZI rnPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA IIrnTUGAS AKHIR , TAHUN 2025rnNAYLA SYIFANI rnGAMBARAN DAMPAK PEMBERIAN SUSU FORMULA DAN EDUKASI TERHADAP STATUS GIZI, ASUPAN ZAT GIZI, DAN PENGETAHUAN PADA PROGRAM PENURUNAN STUNTING DI WILAYAH KERJA RSUD KRAMAT JATI TAHUN 2025rnV Bab , 65 Halaman, 5 Tabel, 2 Gambar, 9 LampiranrnStunting merupakan ma…
Masalah stunting masih menjadi perhatian utama dalam bidang gizi di Indonesia, termasuk di wilayah Jakarta Timur. Salah satu bentuk intervensi yang diterapkan untuk mengatasi kondisi ini adalah melalui program bantuan susu formula bagi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pengetahuan dan kepatuhan ibu dalam pemberian susu formula terhadap status gizi balita stunt…
Permasalahan gizi di Indonesia sampai saat ini masih perlu adanya perhatian khusus, terutama pada kelompok balita yang rentan gizi karena paling sering menderita akibat kekurangan gizi yang dapat menyebabkan risiko serius. Untuk mencegah hal tersebut, pemerintah melakukan berbagai upaya, salah satunya yaitu program Pemberian Makanan Tambahan Lokal yang dapat membantu memperbaiki status gizi bal…
Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di wilayah Lebak, Banten. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melaksanakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya peningkatan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Penyelenggaraan Makanan Program PMT serta dampaknya terhadap status gizi balita …
Baduta (bayi di bawah dua tahun) merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap masalah gizi, terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Status gizi yang baik sangat dipengaruhi oleh pola pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang. Kurangnya pengetahuan dan praktik pemberian MP-ASI yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko s…
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum dialami oleh ibu rnhamil, ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) di bawah 11 g/dl. Angka kejadian rnanemia pada ibu hamil masih tergolong tinggi, yaitu 27,7% secara nasional (SKI) rndan Prevalensi anemia di Jawa Barat sebesar 7,1% dan 12,1% di Kota Bekasi (Profil rnKesehatan Jawa Barat 2024). Sementara itu, prevalensi anemia pada ibu hamil …
Hasil Riskesdas Provinsi DKI Jakarta tahun 2018 menyatakan Prevalensi status gizi pada remaja umur 16-18 tahun di Kota Jakarta Barat yaitu, 2,15% sangat kurus, 10,56% kurus, 12,83% gemuk dan 8,97% obesitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan energi, asupan zat gizi makro, frekuensi konsumsi makanan kemasan, frekuensi konsumsi minuman kemasan, dan pengetahuan memb…
Pada era globalisasi saat ini, kemajuan teknologi informasi serta komunikasi berlangsung sangat pesat. Pola makan salah satu faktor yang secara langsung bisa memengaruhi status gizinya. Pemilihan makanan ini tergantung dari preferensi individu dalam memilih serta mengonsumsi makanan. Mahasiswa ialah seorang remaja akhir, mereka rentan pada pola makan yang tak sehat akibat tekanan waktu serta fa…
Masalah gizi pada anak balita hingga saat ini masih menjadi isu penting di Indonesia, termasuk di wilayah Cilangkap, Jakarta Timur, tepatnya di Posyandu Melati RW 06. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi balita di Posyandu Melati RW 06 Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross …
Masalah gizi pada remaja di Indonesia mencakup kekurangan, kelebihan, dan defisiensi zat gizi mikro. Pola makan tidak sehat dan aktivitas fisik rendah berkontribusi pada meningkatnya kasus obesitas. Lingkungan sekolah, termasuk kantin dan kebiasaan jajan, berpengaruh terhadap status gizi siswa. Uang saku menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perilaku remaja dalam memilih makanan. Kehadiran…
Status gizi merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh konsumsi dan pemanfaatan zat gizi, diukur menggunakan indeks massa tubuh (IMT). Data Riskesdas dan Survei Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa prevalensi remaja dengan status gizi gemuk dan obesitas di Indonesia, khususnya DKI Jakarta, masih cukup tinggi. Salah satu faktor yang memengaruhi status gizi pada remaja adalah body image, pola makan…