Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang masih banyak terjadi pada remaja putri. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia mengalami peningkatan dan menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Edukasi gizi melalui media leaflet dan video animasi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan…
Pendahuluan: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup tinggi. Kondisi ini dapat berdampak pada konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, dan produktivitas. Pemerintah telah berupaya melakukan pencegahan anemia melalui program pemberian tablet tambah darah. Namun, keberhasilan program ini dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, sikap, dan kepatuhan remaja dalam m…
Anemia pada remaja putri masih menjadi salah saty masalah Kesehatan masyarakat di indonesia. Salah satu upaya pencegahannya adalah melalui konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin. Namun, kesadaran remaja putri dalam mengonsumsi TTD masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan sikap yang mendukung. gizi menggunakan media leaflet dan video animasi merupa…
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang memengaruhi konsentrasi belajar, produktivitas, dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan anemia menggunakan media leaflet terhadap konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di MA Al-Falah Jakarta Barat. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental…
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan mengenai konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), sehingga diperlukan pendidikan gizi menggunakan media infografis untuk meningkatkan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengetahuan remaja putri tentang konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) melalui penyuluhan menggunakan media…
Anemia merupakan masalah kesehatan global yang banyak dialami oleh remaja putri akibat kebutuhan zat besi yang meningkat selama masa pertumbuhan. Menurut Riskesdas, prevalensi anemia pada remaja putri meningkat dari 37,1% pada tahun 2013 menjadi 48,9% pada tahun 2018. Kurangnya asupan zat besi serta rendahnya konsumsi bahan pangan tinggi zat besi menjadi salah satu penyebab utama anemia pada ke…
Anemia pada remaja putri masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang memerlukan perhatian. Kader Posyandu berperan dalam memberikan edukasi gizi kepada masyarakat sehingga perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai mengenai anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan gizi dan keterampilan kader dalam memberikan edukasi gizi tentang anemia di wilayah kerja …
Anemia disebut juga dengan hidden hunger yaitu kondisi ketika tubuh mengalami kekurangan zat gizi mikro seperti zat besi. Prevalensi anemia di Indonesia berdasarkan Riskesdas 2018 menyatakan bahwa prevalensi anemia pada usia 15-24 tahun sebesar 32% dan di tahun 2023 menurut SKI prevalensi anemia menurun menjadi 15,5% pada usia 15-24 tahun. Intervensi yang dapat dilakukan untuk mengatasi anemia …
Anemia gizi yang disebabkan karena defisiensi zat besi (fe) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang harus cepat ditangani dengan serius terutama pada remaja. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh konsumsi pangan yang mengandung zat penghambat penyerapan zat besi. Kurangnya pengetahuan mengenai zat gizi dan efek dari konsumsi makanan tertentu dapat membentuk sikap dan tindakan yang tidak te…
PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI JURUSAN GIZI \r\nPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II \r\nTUGAS AKHIR, TAHUN 2026 \r\nAURA APRILIANA PRASHELA \r\nGAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH \r\nDARAH BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN \r\nKELUARGA PADA IBU HAMIL YANG BERKUNJUNG DI PUSKESMAS \r\nKECAMATAN JATIASIH \r\nV BAB, 86 HALAMAN, 9 TABEL, 3 BAGAN, 12 LAMPIRAN \r\nAnemia…
PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II TUGAS AKHIR, TAHUN 2026 SALMANI HAYYA ”FORMULASI GUMMY SARI BIT DAN SARI BAYAM MERAH SEBAGAI ALTERNATIF SNACK MENGANDUNG ZAT BESI, FOLAT DAN VITAMIN A” V BAB, 96 HALAMAN, 31 TABEL, 12 GAMBAR, 13 LAMPIRAN Anemia merupakan kondisi jumlah sel darah merah atau hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dar…
Latar Belakang: Prevalensi anemia pada remaja putri di DKI Jakarta mencapai 18% (SKI, 2023). Hasil observasi awal dan data skrining di SMAN 10 Jakarta menunjukkan adanya indikasi serupa, di mana rendahnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) serta pola makan yang tidak seimbang menjadi masalah dominan di sekolah tersebut. Upaya edukasi anemia memerlukan penguatan melalui pengembangan me…
Anemia merupakan suatu kondisi dimana adanya penurunan sel darah merah atau kosentrasi hemoglobin yang lebih rendah dari batas normalnya. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018 Prevalensi Anemia Remaja Putri yaitu sebesar 27,2%. Upaya penanggulangan anemia terus dilakukan, namun hasilnya masih belum sesuai target. Oleh karena itu, upaya lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah anemia yaitu d…
ABSTRAK rnrnPROGRAM STUDI DIPLOMA III JURUSAN GIZI rnPOLITEKTIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN JAKARTA II TUGAS AKHIR, JULI 2025rnFATWA NURFITRI SYHARIL rn“GAMBARAN POLA MAKAN PROTEIN HEWANI DAN KEJADIAN ANEMIA PADA MAHASISWA TINGKAT 3 JURUSAN GIZI POLTEKKES JAKARTA 2”rnV BAB, 51 Halaman, 6 Tabel, 5 LampiranrnAnemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada kelompok usia remaja …
Anemia gizi besi merupakan salah satu kondisi yang dapat menghambat prestasi seorang atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia gizi besi pada atlet lari di Klub Atligara. Metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 31 atle…
ABSTRAK rnPROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI rnPOLITEKTNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II rnTUGAS AKHIR, JUNI 2025 rnELSA APRILIA rnHUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) PARA PEKERJA PRIA rnPEMBUAT TAS TERHADAP TINGKAT PRODUKTIVITAS KERJA DI PT X rnKOTA TANGERANG rnV BAB, 72 HALAMAN, 7 TABEL, 7 LAMPIRAN rnKadar hemoglobin (Hb) merupakan indikator penting dalam menentukan kesehatan rndan produktivitas p…
Prevalensi anemia di Indonesia pada kelompok usia 15-24 tahun cukup tinggi, menurutrnSKI 2023 yaitu 15.5%. Zat besi, vitamin A, dan beta karoten diperlukan dalamrnpembentukan sel darah merah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan pang-pangrn“Patikjau” sebagai produk alternatif pangan selingan dari tepung hati ayam, tepungrnkacang hijau, dan tepung wortel sebagai tinggi vitamin A, serta meng…
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi anemia pada ibu hamil usia 15-24 tahun sebesar 14,6%. Selain itu, angka prevalensi anemia pada ibu hamil dengan kelompok usia 15-24 Tahun sebanyak 84.6%. Alternatif yang diperlukan untuk mengatasi masalah gizi anemia pada ibu hamil adalah dengan memperbanyak asupan makanan sumber protein dan zat besi. Penelitian ini bertujuan un…
Anemia atau kekurangan sel darah merah merupakan keadaan atau kondisi yang ditandai dengan penurunan sel darah merah (Hemoglobin) dalam darah. Prevalensi kejadian anemia menurut data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, anemia pada WUS usia 15 tahun keatas sebesar 22,7% yang kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2018 dengan persentase 32%. Zat besi dan vitamin A memiliki mekanisme untuk mening…
Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja sebesar 32%, artinya 3-4 dari 10 remaja menderita anemia. Bayam hijau merupakan sumber zat besi non-heme yang berguna untuk pembentukan hemoglobin dalam darah. Terong belanda mengandung beta karoten dan antoasianin yang dimanfaatkan untuk membantu penyerapan zat besi. Tujuan penelitian adalah menghasilkan produk puding sedot berbahan dau…
Anemia merupakan masalah gizi nasional di Indonesia, prevalensinya meningkat 13,6% dari tahun 2013-2018 pada remaja kelompok umur 15-24 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan keripik bawang “Tilobu” dengan formulasi tepung: hati ayam, daun kelor, dan biji labu kuning sebagai alternatif camilan sumber zat besi, betakaroten, dan seng. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan …
Anemia adalah kondisi di mana jumlah hemoglobin dalam sel darah merah tubuh 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara siklus menstruasi terhadap kejadian anemia defisiensi zat besi (p < 0,05). Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan informasi masyarakat mengenai hubungan asupan zat besi, protein, seng, vitamin A, vitamin C, dan siklus menstruasi terhad…
Berdasarkan dari hasil Riskesdas pada tahun 2018, tercatat sebesar 26,8% anak usia 5-14 tahun menderita anemia dan 32% pada usia 15-24 tahun. Prevalensi anemia pada remaja di DKI Jakarta sebanyak 23%. Penyebab tersering anemia adalah kekurangan satu atau lebih zat gizi, di antaranya besi, folat, vitamin B12 dan betakaroten yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan. Selain upaya yang telah dilaku…
Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2018, prevalensi anemia di Indonesia pada usia 15-24 tahun adalah sebesar 32% dan prevalensi anemia pada perempuan sebesar 27,2% dan laki-laki sebesar 20,3%. Berdasarkan survei Dinas Kesehatan Kota Depok, prevalensi anemia di Depok tahun 2019 mencapai 16,42% atau menurun dari yang sebelumnya 36,6% pada tahun 2016. Pada sanggar tari biasanya didominasi oleh rema…
Anemia adalah kondisi tubuh seseorang mengalami penurunan atau jumlah sel darah merah di bawah batas normal ( < 12 g/dl) pada perempuan. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) menunjukkan bahwa 32% atau tiga dari sepuluh remaja Indonesia menderita anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk cheese stick dengan modifikasi menggunakan bahan tepung hati ayam, tepung daun k…
Menurut Riskesdas 2018, terjadi peningkatan persentase kejadian anemia pada Wanita Usia Subur (15-49 tahun) di Indonesia, dari angka 21,6% pada tahun 2013 menjadi 22,3% pada tahun 2018. Dilansir dari WHO, 30% wanita usia 15–49 tahun di seluruh dunia menderita anemia. Anemia yang terjadi pada remaja putri umumnya disebabkan oleh kurangnya konsumsi makanan mengandung zat besi. Tujuan penelitian…
Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal, sering disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Data WHO (2014) menunjukkan prevalensi anemia tinggi di negara berkembang, termasuk di kalangan remaja putri Indonesia. Menurut Riskesdas 2018, 32% remaja Indonesia menderita anemia, dengan prevalensi tertinggi di Provinsi Banten sebesar 37,1%. Pencegahan anem…
Anemia di Indonesia khususnya pada umur 15-24 tahun, prevalensinya meningkat menjadi 32% tahun 2018. Penanggulangan seperti edukasi pencegahan anemia, pemberian tablet tambah darah telah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan alternatif produk pangan sumber Zat besi dan Betakaroten. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap 3 perlakuan dan 3 pengulan…
Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari normal akibat kekurangan mineral (Fe). Pada Provinsi DKI Jakarta, prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 23%, sedangkan pada data Nasional sebesar 32% (Riskesdas, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Pengetahuan, Sikap, Persepsi Body Image, dan Pola Konsumsi Protein serta Asupan Energi d…
Tercatat sekitar 1 dari 4 remaja putri di Indonesia mengalami anemia. Berbagai upaya telah dilakukan seperti promosi kesehatan, suplementasi TTD dan peningkatan konsumsi makanan kaya zat besi dengan produk pangan olahan. Tujuan penelitian untuk menghasilkan produk Macaron “Kelotel” berbahan dasar tepung okara, tepung daun kelor, dan tepung wortel rendah gula, sumber zat besi dan betakaroten…
Pendahuluan: Anemia didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana rendahnya konsentrasi hemoglobin atau hematokrit berdasarkan nilai ambang batas yang disebabkan oleh rendahnya produksi sel darah merah (eritrosit) dan Hb, meningkatnya kerusakan eritrosit (hemolisis) atau kehilangan darah yang berlebihan. Remaja berisiko tinggi menderita anemia khususnya kurang zat besi karena remaja meng…
ABSTRAK PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II TUGAS AKHIR, TAHUN 2023 SHERLITA JASMINE KHAERUNISSA “FORMULASI TEPUNG HATI AYAM DAN TEPUNG WORTEL TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK DAN TINGKAT KESUKAAN KERIPIK BAWANG ”HAWOR” SEBAGAI SUMBER ZAT BESI DAN BETAKAROTEN” XIII, V BAB, 102 Halaman, 33 Tabel, 11 Gambar, 8 Lampiran Anemia merupakan s…
Anemia pada kehamilan adalah kondisi ibu hamil dengan kadar hemoglobin (Hb) pada trimester pertama dan ketiga dibawah 11 gr/dLdan pada trimester kedua dibawah 10,5 gr/dL Menurut WHO prevalensi anemia pada ibu hamil di seluruh dunia sebesar 41,8 %. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia tahun 2013 sebesar 37,1%, dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 48,9% (Riskesdas, 2018). Mikro elemen e…
Latar Belakang: Anemia defisiensi zat besi adalah salah satu masalah yang sering muncul pada remaja putri. Hasil Riskesdas menunjukkan bahwa prevalensi anemia di Indonesia pada usia 15-24 tahun sebesar 32% dan prevalensi anemia pada perempuan lebih besar daripada laki-laki yakni sebesar 27,2%. Menurut Maulida (2017), pendidikan kesehatan menggunakan media lembar balik sangat berpengaruh yang si…
Anemia merupakan salah satu masalah gizi utama yang sering terjadi di dunia. Data WHO menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 29%. Prevalensi anemia remaja putri usia 10-18 tahun mencapai 41.5%. Kurangnya konsumsi protein dapat meningkatkan kemungkinan untuk anemia. Kekurangan asupan protein dapat menyebabkan gangguan transpor zat besi serta pembentukan hemoglobin sehingga…
Remaja putri merupakan salah satu kelompok rawan menderita anemia gizi besi karena kebutuhan zat besinya tinggi untuk pertumbuhan dan peningkatan akibat menstruasi. Dalam data Riskesdas terjadi peningkatan kasus anemia di mana tahun 2013 terdapat 37,1% kasus anemia meningkat menjadi 48,9% di tahun 2018. Jika anemia gizi pada remaja tidak tertangani maka akan berpengaruh terhadap angka kematian …
Prevalensi Anemia pada ibu hamil di Indonesia sebanyak 48,9%. Sedangkan Prevalensi anemia pada ibu hamil menurut kelompok umur 15-24 sebesar 84,60% dan 25-34 sebesar 33,70%. Anemia dapat disebabkan oleh defisiensi zat besi, defisiensi vitamin B12, defisiensi vitamin B6, defisiensi asam folat, penyakit infeksi, pendarahan. Dampak anemia pada masa kehamilan meningkatkan risiko kematian jani…
Anemia didefinisikan sebagai suatu kondisi tubuh di mana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal. Deteksi anemia pada tingkat populasi umumnya menggunakan indikator pengukuran konsentrasi hemoglobin. Sedangkan, thalassemia dapat didefinisikan sebagai kelainan yang disebabkan oleh gangguan sintesis hemoglobin yang terjadi karena mutase di dalam atau di dekat gen globin. Pender…
Menurut riskesdas 2018,prevalensi anemia di Indonesia masih dikategorikan yang tinggi yaitu 32% atau sekitar 3-4 orang dari 10 orang remaja putri menderita anemia pada kelompok umur 15-24 tahun. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan roti manis “LOVE” yang menggunakan tepung terigu, tepung hati ayam, dan tepung ubi jalar kuning sebagai alternatif pangan selingan sumber zat besi, betakarot…
Anemia pada kehamilan disebut “potential danger to mother and child” yang memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam hal pelayanan kesehatan. Berdasarkan data Riskesdas (2018) proporsi anemia ibu hamil mengalami peningkatan sejak tahun 2013 hingga tahun 2018, yaitu dari 37,1% meningkat menjadi 48,9% dan kejadian anemia ibu hamil berdasarkan kelompok usia terbanyak pada …
SHELI RAHMAWATI “PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG DEJAMBI (TEPUNG KEDELAI DAN TEPUNG JAMBU BIJI) TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK DAN TINGKAT KESUKAAN VANGGO SAYBAR” X, V BAB, 90 Halaman, 22 Tabel, 5 Grafik, 16 Lampiran Menurut data hasil Riskesdas tahun 2013, prevalensi anemia di Indonesia yaitu 21,7% dengan penderita anemia berumur 5-14 tahun sebesar 26,4% dan 18,4% penderita berumur 15-24 tahun…
PERBEDAAN STATUS GIZI DAN POLA MAKAN ANTARA REMAJA PUTRI VEGETARIAN MURNI DAN VEGETARIAN LACTO-OVO USIA 15-18 TAHUN ANGGOTA IVS (INDONESIA VEGETARIAN SOCIETY) DI, DKI JAKARTA xii, V BAB, 68 Halaman, 12 tabel, 10 lampiran ABSTRAK Masalah gizi yang paling sering terjadi pada remaja putri adalah kurangnya asupan zat gizi yang mengakibatkan kurang gizi yaitu terlalu kurus dan dapat terkena anemi…
Penyebab anemia defisiensi gizi besi di negara berkembang karena makanan yang dimakan kurang mengandung zat besi; Hasil Riskesdas 2013 dan 2018 menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki masalah anemia dengan prevalensi anemia ibu hamil pada tahun 2013 sebesar 37,1% meningkat menjadi 48,9% pada tahun 2018. Prevalensi anemia pada ibu hamil mengalami kenaikan sebesar 11,8% dari tahun 2013 hingga …
ABSTRAK JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II KEMENTERIAN KESEHATAN RI SKRIPSI, JUNI 2017 ANBAR LYNA HANIFAH “Perbedaan Perubahan Pengetahuan antara Remaja Putri SMP Negeri dan Swasta Setelah Pemberian Penyuluhan tentang Anemia Gizi Besi di Depok” V Bab, 83 Halaman, 18 Tabel, 8 Lampiran Remaja putri yang anemia akan mudah terkena infeksi akibat penurunan daya tahan…
ABSTRAK JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II SKRIPSI, Juni 2017 Intan Cornelia Febriyani “Efektivitas Penyuluhan Dengan Media Permainan Ular Tangga Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Anemia Pada Siswa/I Kelas V SD 01 Srengseng Jakarta Barat” xv, V BAB, 57 Halaman, 6 Tabel, 14 Lampiran Di Indonesia berdasarkan pengelompokan umur, didapatkan bahwa anem…
ABSTRAK JURUSAN GIZI POLTEKKES KEMENKES JAKARTA II Skripsi, 01 Juni 2017 SABILLA BILKISTHI HUBUNGAN SIKLUS MENSTRUASI, BANYAKNYA DARAH YANG KELUAR SAAT MENSTRUASI, KECUKUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI, SERTA PENGARUH SUPLEMENTASI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) DENGAN STATUS ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN MINHAAJURROSYIDIIN JAKARTA.‖ X, V-BAB, 92 halaman, 17 tabel, 6 lampi…
ABSTRAK JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II SKRIPSI, JUNI 2017 NABELLA APRIARESTA PUSPITASARI “ PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG HATI AYAM TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK, TINGKAT KESUKAAN, DAN NILAI GIZI COOKIES KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.)” xiii, V BAB, 90 halaman, tabel, 9 lampiran. Berdasarkan Riskesdas (2013), dilaporkan bahwa angka kejadian anemia …
Sebagian remaja putri juga tergolong ke dalam Wanita Usia Subur (WUS) yaitu yang berusia 15 – 49 tahun. Pada remaja putri, terutama yang tergolong ke dalam WUS merupakan kelompok yang rawan menderita anemia dan defisiensi gizi lainnya, dan juga memiliki risiko masalah gizi seperti Kekurangan Energi Kronis (KEK) lebih tinggi, perlu ada perhatian khusus untuk mencegah dampak negatif baik bagi …