0,05) dari variasi formulasi tersebut terhadap mutu organoleptik warna (p = 0,875), aroma (p = 0,247), rasa (p = 0,769), dan tekstur (p = 0,492). Meskipun secara statistik tidak berbeda nyata, formula T1 (kode 754) secara konsisten memperoleh total skor tertinggi di antara seluruh formula yang diuji. Variasi perbandingan tepung umbi garut dan bubuk daun kari tidak memberikan perbedaan nyata pada sifat organoleptik kreker "Garutri". Formula T2 (kode 754) direkomendasikan sebagai formula terbaik karena memiliki nilai penerimaan sensoris tertinggi dari panelis Kata kunci: Kolesterol, Orang Dewasa, Serat Daftar Pustaka: 30 bacaan (2012-2024)" />
Karya Tulis Ilmiah
Formulasi Produk Kreker "Garutri" Berbasis Tepung Umbi Garut dan Bubuk Daun Kari Sebagai Alternatif Camilan Mengandung Serat
”FORMULASI PRODUK KREKER “GARUTRI” BERBASIS TEPUNG UMBI GARUT DAN BUBUK DAUN KARI SEBAGAI ALTERNATIF CAMILAN MENGANDUNG SERAT ” BAB, 103 Halaman, 30 Tabel , 12 Gambar, 9 Lampiran Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Tepung umbi garut memiliki kandungan serat pangan larut air yang tinggi, sementara daun kari mengandung senyawa aktif mahanimbine dan β-sitosterol yang terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan kreker "Garutri" sebagai alternatif camilan fungsional bagi penderita kolesterol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental di bidang teknologi pangan yang terdiri dari dua tahap. Uji Tahap 1 dilakukan terhadap 9 formula awal menggunakan 30 orang panelis mahasiswa gizi usia 21–23 tahun untuk menyaring formula terbaik berdasarkan pengelompokan T1, T2, dan T3. Parameter mutu organoleptik yang dinilai meliputi penampilan, warna, aroma, rasa, tekstur, dan tingkat kesukaan. Analisis statistik menggunakan Uji Friedman dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05). Hasil uji Tahap 1 menunjukkan formula terpilih dengan skor tertinggi dari masing-masing kelompok adalah kode 754 (T1) dengan skor 653, kode 564 (T2) dengan skor 643, dan kode 533 (T3) dengan skor 639. Hasil uji statistik organoleptik menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan (p > 0,05) dari variasi formulasi tersebut terhadap mutu organoleptik warna (p = 0,875), aroma (p = 0,247), rasa (p = 0,769), dan tekstur (p = 0,492). Meskipun secara statistik tidak berbeda nyata, formula T1 (kode 754) secara konsisten memperoleh total skor tertinggi di antara seluruh formula yang diuji. Variasi perbandingan tepung umbi garut dan bubuk daun kari tidak memberikan perbedaan nyata pada sifat organoleptik kreker "Garutri". Formula T2 (kode 754) direkomendasikan sebagai formula terbaik karena memiliki nilai penerimaan sensoris tertinggi dari panelis Kata kunci: Kolesterol, Orang Dewasa, Serat Daftar Pustaka: 30 bacaan (2012-2024)
Tidak tersedia versi lain