Masalah gizi pada anak prasekolah masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Prevalensi gizi kurang di Indonesia sebesar 7,5% dan di Jawa Barat sebesar 7,2% pada anak 5-12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh, picky eater, riwayat penyakit infeksi, dan asupan zat gizi dengan status gizi anak prasekolah di TK Negeri P…
Indonesia sedang mengalami masalah gizi, tidak hanya kekurangan gizi tetapi bersamaan dengan masalah kelebihan gizi pada usia remaja. Provinsi DKI Jakarta menempati urutan ketiga dengan prevalensi gizi lebih sebesar 14,4% pada remaja usia 16-18 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan energi, asupan zat gizi makro, aktivitas fisik, dan durasi tidur terhadap status…
PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II TUGAS AKHIR, TAHUN 2026 SALMANI HAYYA ”FORMULASI GUMMY SARI BIT DAN SARI BAYAM MERAH SEBAGAI ALTERNATIF SNACK MENGANDUNG ZAT BESI, FOLAT DAN VITAMIN A” V BAB, 96 HALAMAN, 31 TABEL, 12 GAMBAR, 13 LAMPIRAN Anemia merupakan kondisi jumlah sel darah merah atau hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dar…
PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II TUGAS AKHIR, 2026 ASTERINA SINAMBELA HUBUNGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN FREKUENSI KONSUMSI BAHAN PANGAN SUMBER ZAT BESI DAN VITAMIN C DENGAN KEJADIAN HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS JATIASIH Bab, 96 Halaman, 2 Gambar, 7 Tabel, 8 Lampiran Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kese…
Osteoporosis adalah penyakit tulang sistemik yang ditandai dengan penurunan kepadatan tulang sehingga meningkatkan risiko patah tulang. Pada tahun 2013, prevalensi osteoporosis di Indonesia pada perempuan usia 50–70 tahun dan > 70 tahun berturut-turut sebesar 23% dan 53%. Penelitian ini bertujuan menghasilkan alternatif pangan selingan sumber kalsium dan mengandung antosianin berupa keripi…
Keluarga Binaan (KABIN) merupakan salah satu upaya sederhana yang dilakukan untuk mengatasi masalah gizi yang ada di masyarakat dengan pendekatan keluarga. Tujuan pelaksanaan keluarga binaan yaitu agar mahasiswa memiliki pengalaman melakukan intervensi kepada masyarakat berdasarkan keadaan sesungguhnya. Kegiatan KABIN dilakukan pada keluarga yang salah satu anggotanya memiliki masalah gizi.…