Masa remaja (10-19 tahun) adalah periode krusial untuk kesehatan, dipengaruhi pola rnmakan dan aktivitas fisik. Konsumsi berlebihan makanan cepat saji dapat rnmenyebabkan obesitas dan penyakit degeneratif, diperparah oleh kurangnya rnpengetahuan. Prevalensi konsumsi makanan cepat saji lebih dari sekali seminggu pada rnremaja 11-19 tahun di Indonesia mencapai 54,4%. Di DKI Jakarta, prevalensi rn…
Perubahan pola hidup dapat mengubah pola makan anak remaja, dimana teknologi yang semakin maju menjadikan restoran cepat saji berkembang dengan pesat, sehingga dapat memudahkan remaja dalam memperoleh makanan cepat saji yang mereka inginkan. Remaja cenderung tidak teratur dalam memilih makanan dan kebiasaan makan sehingga dapat menyebabkan terjadinya permasalahan gizi pada remaja. Penelitian in…
V BAB, 93 halaman, 12 tabel, 10 lampiran Kemajuan yang pesat dalam pembangunan nasional dan perkembangan ilmu pengetahuan menyebabkan taraf dan kualitas hidup masyarakat, yang menimbulkan perubahan-perubahan kehidupan modern antara lain konsumsi makanan tinggi kalori, tinggi lemak, tinggi kolesterol, tinggi natrium, dan rendah serat seperti makanan cepat saji. Kandungan zat gizi yang tidak…