Karya Tulis Ilmiah
STUDI DESKRIPTIF KONDISI HIGIENE DAN SANITASI DEPOT AIR MINUM DI WILAYAH KELURAHAN KEMBANGAN UTARA KOTA JAKARTA BARAT TAHUN 2026
Air minum yang aman merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menjamin akses terhadap air minum yang layak dan aman. Depot air minum menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan air minum karena harganya yang lebih terjangkau dibandingkan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Namun, masih ditemukan DAM yang tidak memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, khususnya penyakit diare. Berdasarkan data Puskesmas Kembangan tahun 2025, sebanyak 14% DAM di wilayah Kelurahan Kembangan Utara tidak memenuhi syarat higiene sanitasi dan 33% sampel yang diperiksa secara mikrobiologi tidak memenuhi standar kualitas air minum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi higiene dan sanitasi depot air minum di wilayah Kelurahan Kembangan Utara Kota Jakarta Barat Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh depot air minum sebanyak 23 DAM di wilayah Kelurahan Kembangan Utara. Variabel yang diteliti meliputi aspek teknis (tempat, penjamah, peralatan, air baku, dan produk akhir air minum), aspek sosial (pengetahuan, sikap, dan tindakan), aspek administrasi (pengawasan dan pembinaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAM yang memenuhi syarat higiene dan sanitasi sebesar 17,4%, sedangkan 82,6% belum memenuhi syarat. Pada aspek teknis tempat yang memenuhi syarat sebesar 17,4%, penjamah 13,0%, peralatan 87,0%, dan air baku 60,9%. Kualitas mikrobiologi produk akhir air minum yang memenuhi syarat sebesar 60,9%. Pada aspek sosial, pengetahuan baik sebesar 43,5% dan cukup sebesar 56,5%, sikap baik sebesar 100%, serta tindakan baik sebesar 43,5%. Pada aspek administrasi, DAM yang mendapatkan pengawasan sebesar 47,8% dan pembinaan sebesar 78,3%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar Depot Air Minum di wilayah Kelurahan Kembangan Utara belum memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan dan pembinaan secara berkala serta perbaikan sarana dan praktik higiene sanitasi pada Depot Air Minum untuk menjamin kualitas air minum yang aman bagi masyarakat.
Tidak tersedia versi lain