Skripsi
EVALUASI VERIFIKASI DAN DISTRIBUSI DOSIS PADA TEKNIK STEREOTACTIC BODY RADIATION THERAPY (SBRT) DENGAN KASUS KANKER PROSTA
Latar Belakang : Pada teknik Stereotactic Body Radiation Therapy (SBRT), dosis tinggi yang diberikan dalam fraksi terbatas menuntut akurasi verifikasi posisi pasien, sebab kesalahan posisi sekecil apa pun berpotensi memengaruhi distribusi dosis pada target maupun organ sehat di sekitarnya. Penelitian terdahulu di Instalasi Radioterapi RS Pusat Pertamina Jakarta belum secara khusus mendeskripsikan prosedur verifikasi bersamaan dengan gambaran distribusi dosisnya.\r\nTujuan : Mendeskripsikan prosedur verifikasi yang dilakukan RTT sejak simulasi hingga penyinaran pada teknik SBRT kasus kanker prostat. Menganalisis distribusi dosis pada Planning Target Volume (PTV) dan Organ At Risk (OAR) berdasarkan parameter Dose Volume Histogram (DVH).\r\nMetode : Penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan 7 data perencanaan pasien kanker prostat yang menjalani SBRT menggunakan TPS Monaco 6.1 dan LINAC Elekta Versa HD di Instalasi Radioterapi RS Pusat Pertamina Jakarta pada Mei–Juni 2026. Data DVH dianalisis secara deskriptif berdasarkan pedoman Georgetown untuk target volume dan kriteria Timmerman untuk OAR. Data wawancara RTT dianalisis secara deskriptif naratif.\r\nHasil dan Kesimpulan : Prosedur verifikasi dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu CT-simulasi, perencanaan TPS, dan penyinaran, dengan verifikasi CBCT pada setiap fraksi menggunakan meja robotik 6DoF HexaPOD. Distribusi dosis PTV, rektum, dan Penile Bulb seluruhnya memenuhi batas Georgetown dan Timmerman, meski tiga pasien menunjukkan Dmax kandung kemih melebihi 3800 cGy namun telah mendapat persetujuan klinis. Disimpulkan bahwa prosedur verifikasi dan distribusi dosis SBRT kanker prostat di RS Pusat Pertamina Jakarta telah memenuhi standar klinis yang berlaku.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain