Karya Tulis Ilmiah
UJI ANGKA PALING MUNGKIN Escherichia coli PADA FILLET IKAN DORI
Dwi Wahyu Tiara Novayana, Uji Angka Paling Mungkin Escherichia coli pada Fillet Ikan Dori, dibawah bimbingan Junie Suriawati, S.Si., M.Si. dan Ai Emalia Sukmawati, S.Farm, M.Si. \r\n\r\nProduk perikanan seperti fillet ikan Dori merupakan pangan yang mudah rusak (perishable) karena kandungan air dan protein yang tinggi, sehingga sangat rentan terhadap kontaminasi bakteri. Salah satu indikator penting keamanan pangan adalah Escherichia coli, yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare. Kontaminasi dapat terjadi akibat penanganan, higiene, dan sanitasi yang kurang baik selama proses pengolahan hingga distribusi. Oleh karena itu, diperlukan pengujian bakteri untuk memastikan mutu dan keamanan produk sesuai standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah cemaran Escherichia coli pada fillet ikan Dori serta menilai kesesuaiannya dengan standar SNI 4110:2020. Metode yang digunakan adalah Angka Paling Mungkin (APM) berdasarkan SNI ISO 7218:2012 melalui tahapan uji penduga, uji konfirmasi, dan uji indol. Hasil pengujian menunjukkan nilai APM pada sampel satu, dua, tiga, empat dan lima di dapat hasil >110 APM/g; 0 APM/g; 0,30 APM/g; 2,1 APM/g; dan 0 APM/g. Dapat disimpulkan bahwa sampel satu dan empat tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh SNI 4110:2020, yaitu 1 APM/g.
Tidak tersedia versi lain