Skripsi
EVALUASI DOSIS ORGAN AT RISK (OAR) PADA KANKER PAYUDARA SINISTRA POST MASTECTOMY DENGAN TEKNIK INTENSITY MODULATED RADIATION THERAPY (IMRT)
Latar Belakang : Kanker payudara menduduki peringkat tertinggi kasus kanker di Indonesia. \r\nPengobatan kanker payudara dapat dilakukan dengan berbagai modalitas, salah satunya radioterapi \r\npasca mastektomi. Teknik Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) digunakan karena mampu \r\nmengatur intensitas sinar radiasi secara akurat. Namun, pada pasien post mastectomy, jarak antara \r\norgan at risk (OAR) dan permukaan dinding dada menjadi lebih dekat, sehingga rentan terhadap \r\npaparan radiasi. Oleh karena itu, evaluasi distribusi dosis sangat diperlukan untuk memastikan OAR \r\ndi sekitar area radiasi mendapatkan perlindungan yang maksimal. \r\nTujuan : Mengevaluasi distribusi dosis Organ At Risk (OAR) yang meliputi Heart, Lung Sinistra, \r\nLung Dextra, Spinal Cord dan Esofagus pada pasien kanker payudara sinistra post mastectomy \r\ndengan teknik IMRT, serta membandingkannya dengan pedoman batas toleransi dosis dari \r\nQUANTEC dan RTOG. \r\nMetode : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di Instalasi \r\nRadioterapi Rumah Sakit Pusat Pertamina. Sampel yang digunakan berupa data sekunder dari 20 \r\npasien kanker payudara sinistra post mastectomy yang menggunakan teknik IMRT periode \r\nSeptember 2025 – februari 2026. Data yang dievaluasi adalah kurva Dose Volume Histogram (DVH) \r\nyang dihasilkan dari Treatment Planning System (TPS). \r\nHasil : Hasil analisis distibusi dosis pada 20 sampel menunjukkan nilai rata-rata (mean) yang \r\nditerima OAR sebagai berikut, Heart (V25 < 10%) sebesar 6.53%, Lung Sinistra (V20 < 30%) \r\nsebesar 27.80%, Lung Dextra (V5 < 42% dan 65%) sebesar 16.51%, Spinal Cord (Dmax < 4500 \r\ncGy dan 5000 cGy) sebesar 1173.75 cGy dan Esofagus (Dmean < 3400 cGy dan 4500 cGy). Seluruh \r\nnilai OAR yang dievaluasi berada di bawah batas toleransi yang ditetapkan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain