Skripsi
Analisis Pemeriksaan MRI Shoulder Joint Sequence PD Fat Sat Potongan Axial Dengan dan Tanpa Shimming Volume Yerhadap Informasi Citra
Latar Belakang Penelitian ini karena pemeriksaan MRI shoulder joint sequence PD Fat Sat potongan axial rentan mengalami penurunan kualitas citra akibat posisi sendi bahu yang jauh dari isocenter, sehingga menyebabkan ketidakhomogenan medan magnet B0 yang dapat memengaruhi informasi anatomi citra. Shimming volume diperkenalkan sebagai teknik untuk mengoptimalkan homogenitas medan magnet guna mengatasi permasalahan tersebut.\r\nTujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis prosedur pemeriksaan MRI shoulder joint sequence PD Fat Sat potongan axial, serta menganalisis perbedaan informasi citra anatomi antara pemeriksaan dengan dan tanpa shimming volume.\r\nDesain Penelitian ini adalah kuantitatif eksperimental terhadap 7 sampel pasien di Instalasi Radiologi RS Hermina Depok menggunakan pesawat MRI 1,5 Tesla, tanpa mengubah parameter lain kecuali penggunaan shimming volume. Penilaian informasi citra anatomi (caput humeri, articular cartilage, glenohumeral joint, dan infraspinatus muscle) dilakukan oleh 2 dokter radiolog dan 1 radiografer menggunakan skala Likert 1–4, lalu dianalisis dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Wilcoxon.\r\nHasil penelitian menunjukkan prosedur pemeriksaan telah sesuai standar protokol yang berlaku. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value pada seluruh anatomi lebih besar dari 0,05 (caput humeri p=1,000; articular cartilage p=0,157; glenohumeral joint p=0,102; infraspinatus muscle p=0,059), sehingga disimpulkan tidak terdapat perbedaan informasi citra anatomi yang signifikan antara kedua kondisi tersebut. Penggunaan shimming volume juga tidak menambah scan time, sehingga tetap dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari protokol standar pemeriksaan MRI shoulder joint.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain