Skripsi
DIET INDEKS GLIKEMIK DENGAN NILAI HBA1C PADA ANAK DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 1 DI RUMAH SAKIT ANAK DAN BUNDA HARAPAN KITA JAKARTA
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan prevalensi diabetes melitus meningkat dari 10,9% menjadi 11,7%. International Diabetes Federation (IDF) tahun 2025 melaporkan terdapat 11.731 orang di Indonesia yang hidup dengan Diabetes Melitus Tipe 1 (DMT1). Anak dengan DMT1 berisiko mengalami kontrol glikemik yang buruk yang ditandai dengan tingginya nilai HbA1c sehingga meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan diet dan indeks glikemik dengan nilai HbA1c pada anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1 di RSAB Harapan Kita. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan crosssectional. Sampel penelitian berjumlah 31 anak usia 5–18 tahun dengan DMT1 yang dipilih secara purposive sampling. Data asupan energi, karbohidrat, lemak, dan protein diperoleh melalui wawancara food recall 24 jam dan Semi Quantitative\r\nFood Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan data karakteristik diperoleh melalui wawancara dan rekam medis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Pada penelitian ini sebagian besar subjek memiliki nilai HbA1c tidak terkontrol. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi, karbohidrat, lemak, protein, total indeks glikemik, maupun total beban glikemik dengan nilai HbA1c (p > 0,05).
Tidak tersedia versi lain