Skripsi
ANALISIS PERGESERAN GEOMETRI MENGGUNAKAN CONE BEAM COMPUTED TOMOGRAPHY (CBCT) PADA RADIASI EKSTERNA KANKER PAYUDARA SINISTRA DENGAN DEVICELESS DEEP INSPIRATION BREATH HOLD (DIBH) TEKNIK VMAT DI UNIT RADIOTERAPI CANCER CENTER RSUP FATMAWATI
Radioterapi menjadi salah satu modalitas pengobatan pada radioterapi kanker payudara kiri. Metode Deviceless Deep Inspiration Breath Hold yang dikombinasikan Teknik Volumetric Modulated Arc Therapy telah banyak diterapkan untuk meminimalkan risiko paparan radiasi pada organ sehat terutama jantung. Namun, karena pasien harus menahan napas selama penyinaran tanpa menggunakan alat bantu pernapasan membuat konsistensi posisi perlu diperhatikan dengan verifikasi menggunakan Cone Beam Computed Tomography.\r\nTujuan penelitian ini untuk menganalisis prosedur radiasi eksterna kanker payudara sinistra dengan Deviceless DIBH Teknik VMAT, menganalisis nilai pergeseran posisi pasien saat verifikasi menggunakan CBCT serta mengetahui sebaran dosis organ at risk melalui Dose Volume Histogram.\r\nJenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang dilakukan dari bulan Januari – Juni 2026 dengan populasi seluruh pasien yang verifikasi menggunakan CBCT pada radiasi eksterna kanker payudara kiri dengan Deviceless DIBH Teknik VMAT. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dokter, wawancara fisikawan medis dan radioterapis serta pengukuran terhadap 11 sampel data pergeseran. Pengolahan dan analisis data dengan menghitung rata-rata data pergeseran pasien setiap periode verifikasi dan dibandingkan dengan tetapan di Radioterapi RSUP Fatmawati yaitu 0,3 cm.\r\nHasil dari penelitian adalah rata-rata pergeseran geometri pada sumbu X, Y, dan Z berturut-turut sebesar 0,3 ± 0,2 cm; 0,4 ± 0,2 cm; dan 0,3 ± 0,2 cm. Pergeseran pada sumbu Y melebihi batas toleransi 0,3 cm karena berbagai faktor, seperti gambar titik origin di tubuh hilang, perubahan kondisi pasien dan penggunaan alat imobilisasi masker. Sedangkan, hasil evaluasi DVH menunjukkan sebagian besar dosis organ sehat masih berada di bawah batas toleransi, dosis jantung seluruh pasien dibawah batas toleransi pada V25Gy < 10%.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain