Karya Tulis Ilmiah
Gambaran Tingkat Pengetahuan Gizi dan Kebiasaan Sarapan Terhadap Status Gizi Mahasiswa Tingkat II Program Studi Diploma III Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II
Latar belakang: Status gizi mahasiswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, di
antaranya tingkat pengetahuan gizi dan kebiasaan sarapan. Pengetahuan gizi yang
baik diharapkan dapat mendorong penerapan pola makan sehat, sedangkan sarapan
berperan dalam memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi untuk menunjang aktivitas
sehari-hari. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan gizi, kebiasaan
sarapan, status gizi, serta hubungan tingkat pengetahuan gizi dan kebiasaan sarapan
dengan status gizi pada mahasiswa Program Studi Diploma III Gizi Poltekkes
Kemenkes Jakarta II. Metode: Desain cross-sectional dengan pendekatan
kuantitatif. Sampel dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh
melalui kuesioner pengetahuan gizi, Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk
kebiasaan sarapan, serta pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis data
dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Data
dikumpulkan pada bulan Juni 2026 di Kampus A Poltekkes Kemenkes Jakarta II.
Hasil: Jumlah responden penelitian 75 orang. Sebesar 89,3% memiliki tingkat
pengetahuan gizi baik, 78,7% memiliki kebiasaan sarapan yang tidak sesuai, dan
38,7% memiliki status gizi normal. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara
status gizi dengan tingkat pengetahuan gizi (p=0,128) dan status gizi dengan
kebiasaan sarapan (p=0,770). Kesimpulan: Sebagian besar mahasiswa memiliki
tingkat pengetahuan gizi yang baik, namun kebiasaan sarapan belum sesuai dengan
pedoman gizi seimbang. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi
dengan tingkat pengetahuan gizi dan status gizi dengan kebiasaan sarapan. Saran:
Diperlukan edukasi dan promosi gizi secara berkelanjutan melalui poster atau
penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam menerapkan
kebiasaan sarapan yang sesuai gizi seimbang.
Tidak tersedia versi lain