Skripsi
HUBUNGAN KONDISI TEMPAT PENAMPUNGAN AIR, SUHU, pH, DO, DAN TDS TERHADAP KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI RW 08 KELURAHAN RAWASARI, KECAMATAN CEMPAKA PUTIH, JAKARTA PUSAT TAHUN 2026
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta tahun 2025 menunjukkan Kecamatan Cempaka Putih mencatat 226 kasus, dengan Kelurahan Rawasari sebagai penyumbang tertinggi (93 kasus) yang mayoritasnya terkonsentrasi di wilayah RW 08. Kepadatan penduduk perkotaan memicu banyaknya tempat penampungan air (TPA) yang menjadi habitat perkembangbiakan vektor.\r\n\r\nPenelitian analitik dengan desain cross-sectional ini dilaksanakan pada Maret–Juni 2026 untuk mengetahui \"Hubungan Kondisi Tempat Penampungan Air, Suhu, pH, DO (Dissolved Oxygen), dan TDS (Total Dissolved Solid) Terhadap Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes aegypti di RW 08 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat Tahun 2026.\" Menggunakan teknik Proportional Simple Random Sampling, diperoleh sampel 90 rumah dengan total pemeriksaan 95 kontainer air di 12 RT. Data diuji menggunakan analisis statistik Chi-Square α = 0,05).\r\n\r\nHasil pemeriksaan menunjukkan 38 kontainer (40,0%) positif ditemukan jentik nyamuk. Indikator entomologi menunjukkan nilai House Index (HI) 41,1%, Container Index (CI) 40,0%, dan Breteau Index (BI) 42,2%, dengan rata-rata Density Figure (DF) sebesar 6 (Kategori Kepadatan Tinggi). Angka Bebas Jentik (ABJ) hanya mencapai 58,8%, jauh di bawah target nasional ≥95%. Mayoritas kontainer berjenis ember plastik (53,7%), berwarna terang (62,1%), dan dibersihkan rutin minimal 1x seminggu (68,4%).\r\n\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jenis TPA (p value = 0,020), aktifitas pembersihan (p-value = < 0,001), dan suhu air (p-value = 0,022) dengan keberadaan jentik nyamuk. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara warna TPA (p-value = 0,120), kadar pH (p-value = 0,325), DO (tidak dapat diuji), dan TDS (tidak dapat diuji) terhadap keberadaan jentik nyamuk di RW 08 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Tidak tersedia versi lain