Karya Tulis Ilmiah
GAMBARAN INTENSITAS KEBISINGAN SERTA GANGGUAN KONSENTRASI DAN KOMUNIKASI PADA SISWA SMAN 37 JAKARTA TAHUN 2026
Kebisingan lingkungan merupakan salah satu faktor fisik\r\nyang dapat mempengaruhi kualitas proses belajar mengajar di\r\nsekolah. Paparan kebisingan yang melebihi ambang batas\r\ndapat menimbulkan efek non-auditory berupa gangguan\r\nkonsentrasi dan komunikasi pada siswa selama kegiatan\r\npembelajaran berlangsung. Berdasarkan Keputusan Menteri\r\nNegara Lingkungan Hidup Nomor 48 Tahun 1996 dan\r\nPermenkes No. 2 Tahun 2023 peraturan mengenai Peraturan\r\nPelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014\r\ntentang Kesehatan Lingkungan baku mutu kebisingan untuk\r\nkawasan pendidikan atau sekolah ditetapkan sebesar 55 dBA.\r\nPenelitian deskriptif dengan judul "Gambaran Intensitas\r\nKebisingan serta Gangguan Konsentrasi dan Komunikasi\r\npada Siswa SMAN 37 Jakarta Tahun 2026" telah peneliti\r\nlakukan dengan kegiatan meliputi pengukuran intensitas\r\nkebisingan menggunakan Sound Level Meter dan pengisian\r\nkuesioner kepada 102 responden dari tiga kelas. Penelitian ini\r\nmencakup analisis intensitas kebisingan berdasarkan jarak ke\r\nsumber bising serta identifikasi gangguan konsentrasi dan\r\nkomunikasi yang dialami siswa selama proses pembelajaran\r\nberlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas\r\nkebisingan di kelas XI-3 sebesar 72,50 dBA, kelas X-2 sebesar\r\n70,29 dBA, dan kelas XII-2 sebesar 65,64 dBA. Seluruh hasil\r\npengukuran tersebut telah melampaui baku mutu yang\r\nditetapkan. Sebanyak 48 siswa atau 47% mengalami gangguan\r\nkonsentrasi, sebanyak 81 siswa atau 79,4% mengalami\r\ngangguan komunikasi, dan sebanyak 44 siswa atau 43,1%\r\nmengalami keduanya. Kesimpulannya seluruh kelas yang\r\nditeliti memiliki intensitas kebisingan yang tidak memenuhi\r\nsyarat dan sebagian besar siswa mengalami gangguan\r\nkonsentrasi maupun komunikasi akibat paparan kebisingan\r\ndari lintasan KRL Commuter Line yang berjarak hanya sekitar\r\n5 meter dari bangunan sekolah. Upaya pengendalian\r\nkebisingan seperti pemasangan peredam suara, engsel pintu\r\notomatis, serta penambahan tanaman sebagai barrier alami\r\nperlu segera dilakukan oleh pihak sekolah.
Tidak tersedia versi lain