Skripsi
Hubungan Picky Eater, Riwayat Penyakit Infeksi, Pola Asuh Orang Tua, serta Asupan Energi, Protein, dan Zat Gizi Mikro dengan Status Gizi Pada Anak Prasekolah di TK Negeri Pembina Kota Bekasi
Masalah gizi pada anak prasekolah masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Prevalensi gizi kurang di Indonesia sebesar 7,5% dan di Jawa Barat sebesar 7,2% pada anak 5-12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh, picky eater, riwayat penyakit infeksi, dan asupan zat gizi dengan status gizi anak prasekolah di TK Negeri Pembina Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional pada 35 anak prasekolah dan orang tua. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan food recall 2x24 jam, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anak memiliki status gizi baik (82,9%), mengalami picky eater (57,1%), tidak ada riwayat penyakit infeksi (74,3%), orang tua menerapkan pola asuh demokratis (94,3%). Sebagian besar anak memiliki asupan energi (85,7%) dan protein (94,3%) dalam kategori cukup, sedangkan asupan vitamin C (65,7%), vitamin A (74,3%), dan kalsium (88,6%) dalam kategori kurang. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi (IMT/U) dengan asupan energi (p = 0,024). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan karakteristik orang tua, pola asuh, picky eater, riwayat penyakit infeksi, asupan protein, asupan vitamin C, asupan vitamin A, dan asupan kalsium (p > 0,05).
Tidak tersedia versi lain