Skripsi
Mutu Organoleptik dan Tingkat Kesukaan Sereal Cookies “NutriBites” dari Formulasi Tepung Kedelai, Tepung Kacang Bogor, dan Tepung Wortel Sebagai Snack Alternatif Mengandung BCAA dan Tinggi Serat
Penyakit hati kronis merupakan masalah kesehatan global yang memengaruhi lebih dari 1,5 miliar individu di dunia yang dapat disebabkan oleh virus hepatitis. Di Indonesia, prevalensi hepatitis berdasarkan data SKI 2023 sebesar 0,12%. Kondisi ini sering disertai malnutrisi, penurunan kadar BCAA, peningkatan kadar amonia, serta defisiensi vitamin A. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sereal cookies “NutriBites” berbahan tepung kedelai, tepung kacang bogor, dan tepung wortel sebagai pangan selingan yang mengandung BCAA dan serat untuk mendukung kesehatan hati. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan dan tiga replikasi. Uji organoleptik dilakukan pada panelis semi terlatih, dianalisis menggunakan uji Friedman dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan formulasi berpengaruh signifikan terhadap penampilan dan tingkat kesukaan panelis (p < 0,05) sedangkan perbedaan formulasi tidak berpengaruh signifikan terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur (p > 0,05). Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa setiap sajian (60 g) mengandung energi 299,9 kkal, 12,8 g protein, 16,96 g lemak, 24,02 g karbohidrat, 2.112 mg BCAA dan 8,8 g serat. Dengan demikian, “NutriBites” berpotensi menjadi alternatif pangan selingan yang mengandung BCAA dan tinggi serat untuk membantu mendukung kesehatan hati.
Tidak tersedia versi lain