Skripsi
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Pertumbuhan Anak Usia 6-23 Bulan Berdasarkan Penambahan Berat Badan di Posyandu Kelurahan Ciputat
Masalah pertumbuhan pada anak usia 6–23 bulan masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi status gizi dan kesehatan anak. Penambahan berat badan merupakan salah satu indikator penting dalam pemantauan pertumbuhan untuk mendeteksi gangguan pertumbuhan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status pertumbuhan anak usia 6–23 bulan berdasarkan penambahan berat badan di Posyandu Kelurahan Ciputat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 88 anak usia 6–23 bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, food recall 2x24 jam, dan data sekunder dari Kartu Menuju Sehat (KMS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 22,7% anak memiliki status pertumbuhan kurang memadai dan 77,3% anak memiliki status pertumbuhan memadai. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara usia (p = 0,001), asupan protein (p = 0,024), riwayat penyakit infeksi (p = 0,004), dan tingkat pengetahuan ibu (p = 0,012) dengan status pertumbuhan anak. Sementara itu, jenis kelamin, asupan energi, asupan lemak, dan asupan karbohidrat tidak berhubungan signifikan.
Tidak tersedia versi lain