Skripsi
Hubungan Asupan Energi, Zat Gizi Makro, dan Aktivitas Fisik dengan Persentase Lemak Tubuh pada Pekerja Konveksi di Ruang Produksi PT Lestari Dini Tunggul Jagakarsa
Persentase lemak tubuh merupakan salah satu indikator untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Pekerja konveksi memiliki aktivitas kerja yang relatif seragam dan homogen, yang lebih banyak dilakukan dalam posisi duduk, sehingga cenderung berisiko mengalami kelebihan lemak tubuh akibat rendahnya aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asupan energi, zat gizi makro, dan aktivitas fisik dengan persentase lemak tubuh pada pekerja konveksi di ruang produksi PT Lestari Dini Tunggul Jagakarsa. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional dengan pengambilan sampel secara total sampling sebanyak 42 pekerja. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact, t-Test Independen, dan korelasi Pearson Product Moment. Penelitian ini menggunakan kuesioner karakteristik, form recall 2×24 jam, dan kuesioner aktivitas fisik dengan metode wawancara dan pengukuran antropometri menggunakan microtoise dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata persentase lemak tubuh berdasarkan jenis kelamin (p=0,006) dan tidak terdapat hubungan antara asupan energi (p=0,647), asupan protein (p=0,685), asupan lemak (p=1,000), asupan karbohidrat (p=p1,000), dan aktivitas fisik (p=0,193) dengan persentase lemak tubuh. Diperlukan edukasi mengenai gizi seimbang, peningkatan aktivitas fisik melalui program olahraga di tempat kerja, serta penelitian lebih lanjut dengan cakupan yang lebih luas.
Tidak tersedia versi lain