Skripsi
Perbedaan Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Remaja Putri Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan Tentang Pangan Penghambat Penyerapan Zat Besi Untuk Mencegah Anemia Defisiensi Zat Besi di SMAN 22 Jakarta Melalui Media PowerPoint dan LeafletT
Anemia gizi yang disebabkan karena defisiensi zat besi (fe) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang harus cepat ditangani dengan serius terutama pada remaja. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh konsumsi pangan yang mengandung zat penghambat penyerapan zat besi. Kurangnya pengetahuan mengenai zat gizi dan efek dari konsumsi makanan tertentu dapat membentuk sikap dan tindakan yang tidak tepat dalam memilih makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang pangan penghambat penyerapan zat besi remaja putri sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan melalui media PowerPoint dan leaflet. Penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan 53 responden remaja putri kelas XI IPS SMAN 22 Jakarta. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan sebelum dan sesudah penyuluhan dan pendampingan whatsapp pada pengetahuan dengan kategori baik dari 20,8% menjadi 69,8%, sikap dengan kategori positif dari 43,3% menjadi 66%, dan penurunan tindakan dengan kategori sering dari 41,5% menjadi 34%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan melalui PowerPoint dan leaflet dan pendampingan whatsapp (p = 0,000, p < 0,05). Diharapkan pihak sekolah mengembangkan edukasi gizi secara berkelanjutan melalui media pembelajaran menarik, dan remaja putri lebih memperhatikan pola konsumsi yang mempengaruhi penyerapan zat besi
Tidak tersedia versi lain