Skripsi
HUBUNGAN SUHU, TINGKAT KEKERUHAN, DISSOLVED OXYGEN (DO), DAN pH AIR DALAM KONTAINER DENGAN KEBERADAAN LARVA NYAMUK AEDES SP. DI WILAYAH RW 01 KELURAHAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT TAHUN 2026
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang ditularkan\r\nmelalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus betina.\r\nBerdasarkan laporan kasus DBD di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk tahun 2025,\r\ntercatat 389 kasus yang tersebar di 8 kelurahan, dengan Kelurahan Kebon Jeruk\r\nmenempati urutan kedua tertinggi sebanyak 76 kasus. Keberadaan larva Aedes sp.\r\npada berbagai kontainer penampungan air dapat menjadi indikator risiko penularan\r\nDBD sehingga perlu dilakukan pemantauan secara berkala.\r\nPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan larva nyamuk Aedes sp.\r\nberdasarkan nilai container index (CI) serta menganalisis hubungan kualitas fisik\r\ndan kimia air yang meliputi suhu, tingkat kekeruhan, dissolved oxygen (DO),\r\ndan pH air dengan keberadaan larva nyamuk Aedes sp. di wilayah RW 01\r\nKelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat Tahun 2026.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional.\r\nSampel penelitian sebanyak 103 kontainer yang dipilih menggunakan teknik\r\nsimple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara suhu\r\nair (P-value = 0,001), tingkat kekeruhan air (P-value = 0,000), dissolved oxygen (DO)\r\nair (P-value = 0,013), dan pH air (P-value = 0,004) dengan keberadaan larva Aedes sp.\r\nKesimpulan penelitian ini adalah kualitas air berperan dalam mendukung keberadaan\r\nlarva Aedes sp. pada kontainer di wilayah penelitian.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain