Karya Tulis Ilmiah
PENETAPAN KADAR PROTEIN PADA DAGING OLAHAN (DENDENG SAPI) DENGAN METODE KJELDAHL
Joice Tampubolon, Penetapan Kadar Protein pada Daging Olahan (Dendeng Sapi) dengan Metode Kjeldahl dibawah bimbingan Joko Sulistiyo, S.T., M.Si. dan Latirah, S.Si., M. Farm.,2026. \r\n\r\nProtein merupakan zat gizi esensial yang berfungsi sebagai sumber energi, zat pembangun, dan pengatur proses fisiologis dalam tubuh. Dendeng sapi adalah produk daging olahan populer yang memiliki nilai gizi tinggi dengan daya simpan lama. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein pada sampel dendeng sapi menggunakan metode Kjeldahl berdasarkan persyaratan yang tertera pada SNI 2908-2013. Pengujian menggunakan metode Kjeldahl yang meliputi tiga tahapan utama: destruksi menggunakan asam sulfat pekat dan katalis, destilasi untuk membebaskan amonia, dan titrasi menggunakan larutan baku asam klorida (HCl). Pengujian dilakukan sebanyak lima kali pengujian untuk memastikan presisi data. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata kadar protein pada sampel dendeng sapi sebesar 23,55%. Nilai presisi pengukuran diperoleh dengan standar deviasi (SD) sebesar 0,29% dan koefisien variasi (RSD) sebesar 1,23%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kadar protein pada sampel dendeng sapi yang diuji Memenuhi Syarat (MS) berdasarkan standar nasional Indonesia untuk mutu dendeng sapi (SNI 2908-2013).
Tidak tersedia versi lain