Karya Tulis Ilmiah
IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN KADAR RHODAMIN B DALAM PERONA PIPI SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Veny Aulia, Identifikasi dan Penetapan Kadar Rhodamin B Dalam Perona Pipi Secara Spektrofotometri UV-Vis, dibawah bimbingan Dra. Misde Yola, M.Pd., M.Farm. dan Priyanto Dwi Nugroho, S.Si., M.Si. 2026. \r\n\r\nKosmetik merupakan sediaan yang digunakan untuk meningkatkan penampilan dan banyak digunakan oleh masyarakat. Namun, keamanan kosmetik perlu diperhatikan karena masih ditemukan penggunaan bahan berbahaya, salah satunya Rhodamin B. Rhodamin B merupakan zat pewarna sintetis yang dilarang penggunaannya karena berpotensi menimbulkan efek toksik bagi kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan analisis untuk mengetahui keberadaan serta kadar Rhodamin B dalam sampel. Identifikasi dan penetapan kadar Rhodamin B dalam sampel perona pipi dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri Uv-Vis. Metode pengujian meliputi uji kualitatif dan kuantitatif. Uji kualitatif dilakukan dengan uji reaksi warna yang menunjukkan perubahan warna khas sebagai indikasi adanya Rhodamin B. Uji kuantitatif dilakukan menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis dengan pengukuran absorbansi pada panjang gelombang maksimum 545 nm. Pengujian dilakukan di Laboratorium 2.5 Jurusan Analisis Farmasi dan Makanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II dengan tiga sampel perona pipi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sampel memberikan hasil positif pada uji kualitatif dan terbukti mengandung Rhodamin B dengan kadar sampel A sebesar 21,70 μg/g, sampel B 8,29 μg/g, dan sampel C 7,63 μg/g. Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2025 Tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik, Kosmetik tidak boleh mengandung rhodamin B. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa seluruh sampel perona pipi yang diuji Tidak memenuhi syarat.\r\n\r\nKata Kunci: Perona Pipi, Rhodamin B, Spektrofotometri UV-Vis.
Tidak tersedia versi lain