Karya Tulis Ilmiah
Uji Aktivitas Antioksidan Dalam Sediaan Masker Wajah Secara Spektrofotometri UV-Vis
Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menangkal dampak negatif radikal bebas dengan cara mendonorkan satu elektronnya kepada senyawa radikal bebas, sehingga aktivitasnya dapat dihambat. Radikal bebas dapat berasal dari dalam dan luar tubuh, seperti makanan, sinar ultraviolet, dan polutan. Masker wajah adalah kosmetika untuk perawatan kulit yang umumnya bekerja secara mendalam mengangkat berbagai sel pada kulit yang telah mati dengan cara dibalurkan ke seluruh kulit wajah, terkecuali bibir, mata dan alis. Masker wajah memiliki beberapa manfaat yaitu memperbaiki tekstur kulit, mengecilkan pori-pori, dan melindungi kulit dari pengaruh radikal bebas yang menjadi salah satu faktor penyebab penuaan dini. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui daya aktivitas antioksidan pada sediaan masker wajah yang dijual di pasaran secara spektrofotometri UV-Vis. Metode Pengujian yang digunakan yaitu pengujian antioksidan dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Pengujian dilaksanakan di Laboratorium F 2.5 Jurusan Analisis Farmasi dan Makanan pada 5–10 April 2026 dengan menggunakan masker wajah yang dijual di pasaran sebagai sampel. Diperoleh hasil IC50 sebesar 265,5917 ppm. Dapat disimpulkan masker wajah memiliki daya aktivitas antioksidan lemah. Meskipun demikian, hasil pengujian menunjukan bahwa masker wajah memilki kapasitas antioksidan yang dapat dimanfaatkan dalam perawatan kulit.
Tidak tersedia versi lain