Karya Tulis Ilmiah
Identifikasi Diazepam dalam Jamu Bentuk Sediaan Kapsul untuk Insomnnia secara LC-MS/MS
Riska Dwi Setyasih “Identifikasi Diazepam dalam Jamu Bentuk Sediaan Kapsul untuk Insomnia secara LC-MS/MS”, dibawah bimbingan Silvester Maximus Tulandi, S.Farm., M.Si dan Dra. Misde Yola S.Farm., M.Si.,2026. \r\nIndonesia kaya akan jamu tradisional, namun sering ditemukan penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti diazepam (psikotropika golongan IV) untuk efek cepat pada jamu insomnia, yang berbahaya karena menyebabkan ketergantungan dan efek samping serius. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi diazepam dalam sampel jamu kapsul menggunakan metode LC-MS/MS di Labkesda DKI Jakarta pada Februari 2026. Sampel diekstraksi cair-cair dengan metanol dan Tert Butil Metil Eter, diikuti analisis dengan kolom C18, fase gerak air-asam format-asetonitril, dan deteksi ESI-MS/MS (m/z precursor 285, fragment 179 & 249). Hasil kromatogram sampel (RT 5.196-5.229 menit) tidak identik dengan spike (RT 5.196) dan baku (RT 5.415), sehingga negatif diazepam. Sampel memenuhi Persyaratan Keamanan Obat Bahan Alam BPOM No. 29/2023. Penelitian ini edukatif bagi masyarakat memilih jamu aman dan menambah pengalaman analisis farmasi. \r\nKata kunci: Bahan kimia obat (BKO), diazepam, insomnia, jamu, kromatografi cair-spektrometri massa tandem (LC-MS/MS).
Tidak tersedia versi lain