Skripsi
ANALISIS PEMERIKSAAN MRI BRAIN PADA PASIEN EMERGENCY YANG MEMILIKI CLAUSTROPHOBIA
Latar Belakang Penelitian ini membahas teknik pemeriksaan MRI Brain pada pasien emergency rnyang mengalami claustrophobia, kondisi yang sering menghambat kelancaran prosedur akibat rnkecemasan dan ketakutan terhadap ruang sempit. Situasi ini dapat menurunkan kualitas citra dan rnmemperpanjang waktu pemeriksaan, sehingga diperlukan penanganan khusus. rnPenelitian ini bertujuan menjelaskan persiapan pasien, persiapan alat dan bahan, pengaturan rnposisi, pemilihan parameter, serta hasil citra pada pemeriksaan MRI Brain emergency dengan rnpenyesuaian fast protocol. rnDesain Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang rndilakukan di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus pada periode Agustus hingga Oktober 2025, rndengan populasi pasien MRI Brain terdiagnosis mengalami claustrophobia dan jumlah sampel rnsebanyak 5 pasien. Data diperoleh melalui instrumen penelitian yaitu observasi, dokumentasi, serta rnwawancara dengan radiografer dan dokter radiologi, kemudian data diolah dan dianalisis melalui rnreduksi data, penyajian data, dan verifikasi. rnHasil dari Penelitian ini adalah bahwa edukasi, komunikasi yang menenangkan, serta rnpendampingan keluarga berperan penting dalam mengurangi kecemasan pasien claustrophobia. rnSecara teknis, penggunaan fast protocol merupakan strategi utama untuk mempercepat waktu rnpemeriksaan tanpa mengurangi nilai diagnostik citra, dengan sekuen utama seperti T2, FLAIR, rnGRE, dan DWI. Penggunaan head coil, alat fiksasi, Headphone, serta Emergency Bell membantu rnmenjaga kenyamanan dan meminimalkan artefak akibat gerakan. Rekonstruksi citra yang dihasilkan rnmenunjukkan kualitas yang tetap optimal meskipun pemeriksaan dilakukan dengan protokol yang rndipersingkat. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan teknis dan psikologis yang tepat mampu rnmeningkatkan keberhasilan pemeriksaan MRI Brain pada pasien emergency dengan claustrophobia.
Tidak tersedia versi lain