Skripsi
MUTU ORGANOLEPTIK DAN TINGKAT KESUKAAN NUGGET "REBANG" DENGAN FORMULASI TEPUNG UDANG REBON DAN TEPUNG DAUN BANGUN-BANGUN SEBAGAI SUMBER ZAT BESI DAN BETAKAROTEN
Anemia merupakan suatu kondisi dimana adanya penurunan sel darah merah atau kosentrasi hemoglobin yang lebih rendah dari batas normalnya. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018 Prevalensi Anemia Remaja Putri yaitu sebesar 27,2%. Upaya penanggulangan anemia terus dilakukan, namun hasilnya masih belum sesuai target. Oleh karena itu, upaya lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah anemia yaitu dengan melalui inovasi cemilan sumber zat besi remaja pada putri. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk nugget berbahan tepung udang rebon dan tepung daun bangun-bangun sebagai sumber zat besi dan betakaroten. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 3 perlakuan dan 3 replikasi. Subjek penelitian adalah panelis semi terlatih. Data dengan p = 0,05 untuk menentukan tingkat kemaknaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan p =rn 0,05 pada rasa dan tekstur. Produk nugget “Rebang” terpilih mengandung zat besi dan betakaroten masing-masing 3,76 mg dan 271,9 mcg, sedangkan dengan produk komersil sejenis tidak tertera. Hasil perhitungan kandungan gizi pada nugget “Rebang” terpilih persajian (50g) adalah energi 135,2 kkal, protein 1,22 g, lemak 13,4 g, karbohidrat 2,79 g, zat besi 3,76 mg dan betakaroten 271,9 mcg. Perlu dilakukan pengujian umur simpan pada produk nugget “Rebang” untuk mengetahui jangka waktu penyimpanan produk agar tetap bermutu baik.rnrnrnrnKata kunci : Anemia, Remaja Putri, Zat Besi, Betakaroten, Nugget
Tidak tersedia versi lain