Analisis Fisika Kimia Sabun Mandi Padat dari Ekstrak Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix DC.)
Chatrine Hersty, “Analisis Fisika Kimia Sabun Mandi Padat dari Ekstrak Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix DC.)”, dibawah bimbingan Latirah, S.Si., M.Farm., dan Silvester Maximus Tulandi, S.Farm.,M.Si., 2022.
Jeruk purut (Citrus hystrix DC.) merupakan salah satu potensi sumber daya alam yang banyak menghasilkan komponen aktif berupa minyak atsiri. Bagian jeruk purut yang dapat dimanfaatkan sebagai minyak atsiri adalah kulitnya. Kosmetik diharapkan dapat meningkatkan daya tarik, perlindungan, serta meningkatkan, mencegah, memelihara kesehatan kulit. Tujuannya adalah untuk menguji sifat fisik (organoleptik, pH, busa tinggi) dan sifat kimia (asam lemak bebas, kadar air) sabun. Metode yang digunakan secara fisik adalah: organoleptik dilakukan dengan panca indera seperti: bentuk, bau, dan warna, pH dilakukan dengan kertas pH universal, tinggi busa dilakukan dengan menggunakan penggaris, kadar air dilakukan dengan metode gravimetri. Asam lemak bebas dilakukan dengan metode titrasi alkalimetri. Hasil yang diperoleh bahwa pH sampel sabun adalah pH 9, kadar air 36,2%, tinggi busa 7cm dan asam lemak bebas 7,87%. Berdasarkan SNI 3532:2016, asam lemak bebas dan kadar air tidak memenuhi syarat. Berdasarkan Jurnal Yulia Sukawati, organoletik, pH, tinggi busa memenuhi syarat.
Kata Kunci : Fisika kimia, kulit jeruk purut (Citrus hystrix DC.), sabun mandi (Citrus hystix DC.) padat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain