Skripsi
HUBUNGAN pH, SUHU, TDS (Total Dissolve Solid) AIR DAN JENIS KONTAINER TERHADAP KEPADATAN JENTIK AEDES SP. DI RW 09 KELURAHAN PEJATEN TIMUR KECAMATAN PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN TAHUN 2026
Demam berdarah dengue tergolong penyakit epidemik akut disebabkan oleh infeksi virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Terdapat 11 kasus DBD di RW 09, tersebar di 16 RT dengan jumlah kasus terbanyak pada RT 01, RT 08, RT 09, RT 03, dan RT 04 di tahun 2025. \r\nPenelitian bertujuan mengetahui kepadatan jentik Aedes Aegypti, kualitas kimia air (pH air) kualitas fisik air (suhu air, dan TDS air), kontainer yang berpengaruh, hubungan antara suhu air, pH air terhadap jentik Aedes Aegypti, hubungan jenis kontainer air terhadap jentik Aedes Aegypti. terhadap kepadatan larva Aedes sp. \r\nPenelitian studi analitik menggunakan desain cross-sectional, dengan subjek rumah warga yang ada kontainer di wilayah RW 09 Kelurahan Pejaten Timur, dengan populasi 1.957 rumah dengan sampel yang digunakan 91 rumah, lima diantaranya tidak memenuhi inklusi. Teknik Simple Random Sampling digunakan serta data yang mempunyai antar variabel menggunakan uji Chi-Square.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan larva Aedes Aegypti 15 kontainer positif larva dengan Density Figure 3 (kategori sedang), 93 kontainer memiliki pH air optimal, 70 kontainer memiliki suhu tidak optimal, dan 72 kontainer memiliki kadar TDS optimal dengan sumber air tanah. pH air optimal terhadap kepadatan larva terbanyak RT 01, RT 05 dan RT 14. Suhu air optimal terhadap larva terbanyak RT 01, RT 09, RT 15. Kadar TDS optimal terbanyak RT 01, RT 06, dan RT 09\r\nSaran yaitu mengganti kontainer air (bak mandi) menjadi kontainer air yang mudah dibesihkan¸ selain itu, diharapkan bisa menambahkan abate sebagai larvasida untuk memberantas larva di kontainer yang sulit dibersihkan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain