Karya Tulis Ilmiah
GAMBARAN SANITASI DEPOT AIR MINUM DI KECAMATAN PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN TAHUN 2026
RINGKASAN\r\nDepot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) merupakan salah satu sumber air minum\r\nalternatif yang banyak dimanfaatkan masyarakat di Kecamatan Pesanggrahan, Kota\r\nJakarta Selatan. Berdasarkan data pengawasan sebelumnya diketahui bahwa\r\nkepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada DAMIU di wilayah ini\r\nmasih rendah, sementara hasil inspeksi kesehatan lingkungan tahun 2023 menunjukkan\r\nadanya beberapa depot yang dinyatakan tidak memenuhi syarat sanitasi.\r\nPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran sanitasi Depot Air Minum di\r\nKecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan Tahun 2026. Penelitian ini bersifat deskriptif\r\ndengan judul \"Gambaran Sanitasi Depot Air Minum di Kecamatan Pesanggrahan\r\nJakarta Selatan Tahun 2026\". Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh DAMIU\r\nyang beroperasi di wilayah Kecamatan Pesanggrahan sebanyak 32 depot. Sampel\r\npenelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak\r\n10 depot air minum beserta 10 penjamahnya. Pengumpulan data dilakukan melalui\r\nobservasi menggunakan formulir Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) serta\r\nwawancara kepada penjamah menggunakan kuesioner.\r\nHasil penelitian diketahui bahwa dari 10 DAM yang diteliti, sebanyak 8 DAM (80%)\r\ndinyatakan memenuhi syarat sanitasi secara keseluruhan. Pada aspek teknis, peralatan\r\ndan air baku 100% memenuhi syarat, sedangkan aspek tempat 80% tidak memenuhi\r\nsyarat, aspek produk akhir 90% tidak memenuhi syarat, dan aspek mikrobiologi hanya\r\n30% memenuhi syarat akibat ditemukannya Total Coliform di atas ambang batas yang\r\ndiperbolehkan pada sebagian besar depot. Pada aspek sosial, pengetahuan penjamah 70%\r\nberkategori baik dan tindakan penjamah 90% berkategori baik. Pada aspek administrasi,\r\nkepemilikan SLHS baru mencapai 30%.\r\nKesimpulan penelitian ini adalah sanitasi Depot Air Minum di Kecamatan\r\nPesanggrahan, Jakarta Selatan Tahun 2026 secara umum sudah cukup baik, namun\r\naspek tempat, produk akhir, dan legalitas administrasi (SLHS) masih menjadi variabel\r\nyang belum sepenuhnya memenuhi syarat sehingga memerlukan pembinaan dan\r\npengawasan yang lebih intensif dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Jakarta\r\nSelatan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain