Karya Tulis Ilmiah
Rancang Bangun Selimut Penghangat dilengkapi kontrol suhu dan Pengamanan suhu berlebih
Selimut Penghangat adalah alat yang digunakan untuk menghangatkan pasien ketika mengalami hipotermia agar suhu tubuh pasien tetap berada pada rentang normal yaitu 36,5°C hingga 37,5°C, sekaligus mencegah risiko suhu berlebih (overheat) yang dapat membahayakan pasien. Pada alat ini terdapat heating mat yang berfungsi sebagai sumber panas yang tertanam di dalam selimut. Pemanas tersebut akan aktif secara otomatis apabila sensor mendeteksi suhu pasien kurang dari 36,5°C, dan akan mati apabila suhu pasien telah mencapai batas atas 37,5°C. Untuk pembuatan modul ini menggunakan relay sebagai saklar elektronik untuk mengendalikan arus listrik menuju heating mat sesuai dengan kebutuhan suhu. Pusat dari pengendalian alat ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan monitoring alat ini menggunakan LCD 20x4. Pada pengujian untuk kesesuaian alat ini digunakan alat thermometer standar sebagai pembanding alat dengan modul. Pengujian serta pengambilan data diambil dengan cara mengukur suhu setting (36,5°C, 37°C, dan 37,5°C) yang ditampilkan oleh alat dengan thermometer sebanyak 5 kali pengukuran, serta melakukan pengujian respon sistem untuk mengetahui waktu respon yang dibutuhkan saat penerapan suhu awal hingga mencapai suhu setting dengan menggunakan handphone. Pengujian pada sensor suhu pasien didapatkan hasil presentasi error sebesar 1,88% dengan presentase keakurasian 98,12% pada suhu 36,5°C, error 1,01% dengan keakurasian 98,99% pada suhu 37°C, dan error 1,77% dengan keakurasian 98,23% pada suhu 37,5°C. Pengujian pada sensor suhu selimut didapatkan hasil presentasi error sebesar 1,17% dengan presentase keakurasian 98,83% pada suhu 36,5°C, error 0,89% dengan keakurasian 99,11% pada suhu 37°C, dan error 1,56% dengan keakurasian 98,44% pada suhu 37,5°C.
Tidak tersedia versi lain