Karya Tulis Ilmiah
RANCANG BANGUN KORSET UNTUK PENCEGAHAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL
Gangguan muskuloskeletal dapat berkaitan dengan kebiasaan duduk dalam waktu lama dan perubahan postur yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototipe korset sebagai sistem monitoring postur tubuh untuk mendukung upaya pencegahan gangguan muskuloskeletal. Flex Sensor digunakan untuk mendeteksi perubahan kelengkungan lokal pada area torakal melalui perubahan resistansi yang dibaca sebagai nilai ADC, sedangkan MPU6050 digunakan untuk mengukur sudut kemiringan tubuh dalam satuan derajat. Data kedua sensor diproses oleh ESP32-C3 SuperMini untuk menentukan kondisi postur, mengendalikan LED dan motor getar, serta mengirimkan informasi ke aplikasi melalui Bluetooth Low Energy. Metode penelitian berupa eksperimen dengan pengujian pada posisi 0°, 10°, 20°, 30°, 40°, dan 50° sebanyak lima kali pada setiap posisi. Tegangan Flex Sensor pada pengujian diukur langsung menggunakan avometer dan tidak disamakan dengan hasil konversi ADC. Rata-rata ADC meningkat dari 3241,8 pada posisi 0° menjadi 3367,2 pada 50°, sedangkan rata-rata tegangan avometer meningkat dari 2,30 V menjadi 2,46 V. MPU6050 dibandingkan dengan goniometer dan menghasilkan rata-rata akurasi 96,51% pada sudut 10°–50°. Pada sudut acuan 0°, diperoleh error absolut 0,60°; melalui normalisasi terhadap rentang pengujian 50°, error ternormalisasi sebesar 1,20% dan akurasi ternormalisasi sebesar 98,80%. Pada titik pengujian, sistem menunjukkan kategori normal pada 0°, 10°, dan 20°, warning pada 30° dan 40°, serta bungkuk pada 50°, dengan respons LED dan motor getar yang sesuai. Prototipe dapat digunakan sebagai media monitoring dan peringatan perubahan postur, tetapi penelitian ini belum membuktikan efektivitas klinis dalam mencegah gangguan muskuloskeletal.
Tidak tersedia versi lain