Skripsi
Hubungan Kondisi Sanitasi Lingkungan Rumah dan Perilaku Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di RW 02 Kelurahan Kalisari Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur tahun 2026
Diare merupakan penyakit endemis dengan risiko tinggi terjadinya kejadian luar biasa (KLB) dan menjadi salah satu penyebab utama kematian pada bayi di Indonesia. Berdasarkan data Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur tahun 2025, terdapat 353 kasus diare di Kelurahan Kalisari. Hasil observasi awal menunjukkan di Kelurahan Kalisari setiap bulannya terdapat kasus diare pada balita.\r\n \r\nPenelitian ini berjudul “Hubungan Kondisi Sanitasi Lingkungan Rumah dan Perilaku Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di RW 02 Kelurahan Kalisari, Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur Tahun 2026” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sarana sanitasi lingkungan dan perilaku ibu dengan kejadian diare pada balita. Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh balita yang bertempat tinggal di RW 02 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur Tahun 2026 dengan jumlah sampel 94 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi kemudian data dianalisis menggunakan uji chi square.\r\n\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa 41 balita (43,6%) mengalami kejadian diare.\r\nSarana air bersih 58 (61,7%) memenuhi syarat, sarana pembuangan sampah 67 (71,3%) tidak memenuhi syarat, sarana pembuangan tinja 83 (88%) memenuhi syarat, SPAL 61 (64,9%) memenuhi syarat. Sebagian besar sarana pembuangan sampah tidak dilengkapi dengan penutup, sehingga mengundang vektor seperti lalat.\r\n\r\nKesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara sarana penyediaan air bersih (p = 0,040), sarana pembuangan sampah (p = 0,030) dan perilaku mencuci botol susu (p = 0,027) dengan kejadian diare pada balita di RW 02. Tidak ada hubungan antara sarana pembuangan tinja (p = 0,338), sarana pembuangan air limbah (p = 0,697), ASI ekslusif (p = 0,693) dan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun (p = 0,398) dengan kejadian diare pada balita di RW 02 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur. Saran dari penelitian ini masyarakat diharapkan melakukan pemeliharaan sarana sanitasi rumah tangga seperti sarana air bersih, pembuangan sampah, jamban sehat, dan saluran limbah agar memenuhi syarat kesehatan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain