Skripsi
UJI COBA EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI SIRSAK (ANNONA MURICATA L) SEBAGAI LARVASIDA NABATI TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK CULEX SP INSTAR III TAHUN 2026
Ekstrak biji sirsak (Annona muricata L) memiliki potensi sebagai larvasida nabati terhadap larva Aedes aegypti. Penelitian terdahulu menggunakan variasi konsentrasi 15%, 30%, 45%, dan 60%, dengan hasil bahwa konsentrasi 60% memberikan efektivitas tertinggi, yaitu mampu menyebabkan kematian seluruh larva Aedes aegypti yang di uji. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini dilakukan untuk melanjutkan penelitian efektivitas biji sirsak sebagai larvasida nabati terhadap larva Culex Sp instar III, menentukan nilai LC50, dan mengetahui konsentrasi yang paling efektif. \r\n\r\nPenelitian menggunakan metode eksperimen dengan variasi konsentrasi 24%, 34%, 38%, 46%, dan 57%, serta kontrol aquades. Setiap perlakuan dilakukan 5 kali replikasi dengan waktu kontak 24 jam. \r\n\r\nHasil penelitian menunjukan bahwa kematian larva terendah terjadi pada konsentrasi 23% sebesar 30%, sedangkan tertinggi pada konsentrasi 57% sebesar 84%. Nilai LC50 yang diperoleh melalui analisis probit adalah 35,633%. Konsentrasi 57% merupakan konsentrasi paling efektif karena telah memenui standar efektivitas larvasida dengan daya bunuh ≥ 80%. Suhu dan pH selama penelitian berada dalam rentang yang mendukung kehidupan larva. Sehingga dapat disimpulkan ekstrak biji sirsak (Annona muricata L) efektif digunakan sebagai larvasida nabati terhadap nyamuk Culex Sp instar III dengan nilai LC50 sebesar 35,633% dan konsentrasi efektif sebesar 57%.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain