Karya Tulis Ilmiah
UJI COBA PEMANFAATAN SAMPAH SAYURAN MENJADI KOMPOS DENGAN AKTIVATOR EM4 DAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BUAH PISANG AMBON TERHADAP KUALITAS KOMPOS TAHUN 2026
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia tahun 2025, sumber penghasil sampah terbesar berasal dari sektor rumah tangga dengan persentase sebesar 56,84%. Sumber sampah terbesar kedua berasal dari pasar sebesar 13,39%, diikuti oleh perniagaan sebesar 7,73% dan fasilitas publik sebesar 7%. Selanjutnya, sumber sampah berasal dari kawasan sebesar 4,59%, perkantoran sebesar 4%, serta sumber lainnya sebesar 6,46%. Dari data tersebut diketahui bahwa sumber sampah terbanyak urutan kedua berasal dari pasar tradisional.\r\n\r\nPenelitian ini berjudul “Uji Coba Pemanfaatan Sampah Sayuran Menjadi Kompos dengan Aktivator EM4 dan Mikroorganisme Lokal (MOL) Buah Pisang Ambon terhadap Kualitas Kompos Tahun 2026” bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas kompos dengan menggunakan aktivator EM4 dan MOL Buah Pisang Ambon. Peneliti juga mengamati lama waktu pengomposan dengan melihat karakteristik kompos matang yaitu warna, tekstur, dan bau yang sesuai dengan SNI 19-7030-2004 serta mengukur nilai suhu, pH, dan Kelembaban selama proses pengomposan berlangsung.\r\n\r\nKompos sampah sayuran dengan aktivator EM4, MOL buah pisang ambon, dan kontrol mencapai kematangan pada hari ke-21 serta memenuhi persyaratan mutu SNI 19-7030-2004 berdasarkan karakteristik fisik, pH, suhu, kelembaban, dan kandungan unsur hara (SNI 7763:2018).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain