40 tahun dan memiliki masa\r\nkerja > 3 tahun.\r\n\r\nSebagai kesimpulan, hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang\r\nbermakna antara intensitas kebisingan, penggunaan alat pelindung telinga, dan usia\r\ndengan gangguan non-auditory. Namun, tidak terdapat hubungan yang bermakna\r\nantara masa kerja dengan gangguan non-auditory.\r\n\r\nKepustakaan : 33 (1980-2025)\r\nKlasifikasi : Kesehatan dan Keselamatan Kerja : 11\r\n Kebisingan dan Gangguan Non-Auditory : 16\r\n Metodologi Penelitian : 3\r\n Penyakit Kesehatan Lingkungan : 1\r\n Lain-lain : 2" />
Skripsi
Hubungan Intensitas Kebisingan dan Karakteristik Pekerja dengan Gangguan Non-Auditory pada Pekerja di Area Produksi PT. Tosama Abadi, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Tahun 2026
Berdasarkan hasil Praktik Kerja Industri di PT. Tosama Abadi Plant Nagrak tahun\r\n2025, diketahui bahwa beberapa area produksi memiliki tingkat kebisingan yang\r\nmelebihi Nilai Ambang Batas (NAB) sebesar 85 dBA untuk waktu kerja 8 jam per hari.\r\nPaparan kebisingan tersebut berpotensi menimbulkan gangguan non-auditory pada\r\npekerja. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara\r\nintensitas kebisingan, penggunaan alat pelindung telinga (APT), usia, dan masa kerja\r\ndengan gangguan non-auditory pada pekerja di area produksi PT. Tosama Abadi Plant\r\nNagrak.\r\n\r\nSkripsi ini berjudul \"Hubungan Intensitas Kebisingan dan Karakteristik Pekerja\r\nDengan Gangguan Non-Auditory Pada Pekerja di Area Produksi PT. Tosama Abadi,\r\nKecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Tahun 2026.\" Penelitian ini\r\nmerupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi\r\npenelitian berjumlah 155 pekerja dengan sampel sebanyak 45 pekerja.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 titik pengukuran kebisingan terdapat 3 titik\r\nyang melebihi NAB dan 2 titik memenuhi NAB. Sebanyak 33 pekerja (73,3%)\r\nmengalami gangguan non-auditory, 35 pekerja (77,8%) tidak menggunakan alat\r\npelindung telinga, serta sebagian besar pekerja berusia > 40 tahun dan memiliki masa\r\nkerja > 3 tahun.\r\n\r\nSebagai kesimpulan, hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang\r\nbermakna antara intensitas kebisingan, penggunaan alat pelindung telinga, dan usia\r\ndengan gangguan non-auditory. Namun, tidak terdapat hubungan yang bermakna\r\nantara masa kerja dengan gangguan non-auditory.\r\n\r\nKepustakaan : 33 (1980-2025)\r\nKlasifikasi : Kesehatan dan Keselamatan Kerja : 11\r\n Kebisingan dan Gangguan Non-Auditory : 16\r\n Metodologi Penelitian : 3\r\n Penyakit Kesehatan Lingkungan : 1\r\n Lain-lain : 2
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain