Skripsi
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEKERJA, FAKTOR PEKERJAAN DAN FAKTOR LINGKUNGAN KERJA DENGAN TINGKAT KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT. TOSAMA ABADI PLANT NAGRAK, GUNUNG PUTRI, KABUPATEN BOGOR TAHUN 2026
Kelelahan kerja merupakan kondisi yang dapat menurunkan konsentrasi,
produktivitas, serta meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja. Kelelahan kerja
dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya karakteristik pekerja, faktor pekerjaan,
dan faktor lingkungan kerja. PT Tosama Abadi Plant Nagrak merupakan perusahaan
manufaktur yang memiliki potensi risiko kelelahan kerja akibat paparan suhu,
kebisingan, serta tuntutan pekerjaan pada bagian produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik pekerja, faktor
pekerjaan, dan faktor lingkungan kerja dengan tingkat kelelahan kerja pada pekerja
bagian produksi PT Tosama Abadi Plant Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor
Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 46 pekerja bagian produksi
dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research
Committee (IFRC), observasi, pengukuran beban kerja berdasarkan laju metabolik dan
kebutuhan kalori, serta pengukuran suhu dan kebisingan lingkungan kerja. Analisis
data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
kebisingan (p=0,041), masa kerja (p=0,013), dan usia (p=0,041) dengan tingkat
kelelahan kerja. Sementara itu, beban kerja (p=0,133), durasi tidur (p=0,595), dan
kebiasaan merokok (p=0,129) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan
tingkat kelelahan kerja. Variabel suhu lingkungan kerja tidak dapat dianalisis
menggunakan uji Chi-Square karena seluruh responden berada pada kategori suhu
yang tidak nyaman, sehingga tidak terdapat kelompok pembanding.
Disarankan kepada PT Tosama Abadi Plant Nagrak untuk melakukan pengendalian
terhadap faktor lingkungan kerja, evaluasi beban kerja, pemantauan kesehatan pekerja
secara berkala, serta meningkatkan program promosi kesehatan kerja sebagai upaya
mengurangi risiko kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi.
Tidak tersedia versi lain