Karya Tulis Ilmiah
Gambaran Tingkat Kepadatan Jentik Nyamuk Aedes aegypti di RW 09 Kelurahan Kalibata Kecamatan pancoran Jakarta Selatan Tahun 2026
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular \r\nyang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kelurahan Kalibata \r\ntermasuk wilayah dengan peningkatan kasus DBD dan angka bebas jentik (ABJ) yang \r\nrendah, terutama di RW 09 Kelurahan Kalibata, Jakarta selatan. Kondisi Lingkungan \r\nyang padat penduduk dan banyaknya tempat penampungan air yang berpotensi \r\nmenjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.\r\nTujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kepadatan \r\njentik nyamuk Aedes aegypti di RW.09 Kelurahan Kalibata Tahun 2026 melalui \r\nperhitungan House Index (HI), Container Index (HI), container (BI), dan Density \r\nFigure (DF), serta mengidentifikasi jenis container yang dominan menjadi tempat \r\nperindukan jentik dan faktor lingkungan fisik berupa suhu air, pH air, dan kelembapan \r\nudara.\r\nHasil penelitian menunjukkan masih ditemukannya rumah dan container yang positif \r\njentik nyamuk Aedes aegypti. Container yang paling banyak ditemukan positif jentik \r\nadalah tempat penampungan air rumah tangga seperti ember, bak mandi kolam, dan \r\ndispenser. Rata-rata suhu air dan pH air pada container positif jentik berada pada \r\nkisaran yang mendukung perkembangan larva nyamuk, sedangkan kelembapan udara \r\nrumah juga berada pada kondisi yang cukup mendukung untuk keberlangsungan hidup \r\nnyamuk.\r\nBerdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa RW 09 Kelurahan Kalibata masih \r\nmemiliki risiko penularan penyakit DBD yang perlu mendapat perhatian melalui \r\npeningkatan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), pemeriksaan jentik \r\nberkala, pengelolaan tempat penampungan air, dan peningkatan partisipasi masyarakat \r\ndalam menjaga kebersihan lingkungan
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain