Skripsi
Uji Efektivitas Larutan Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Larvasida Nabati terhadap Kematian Larva Nyamuk Aedes aegypti Tahun 2026
Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Hal ini mendorong perlunya upaya pengendalian vektor yang efektif serta ramah lingkungan. Salah satu alternatif potensial adalah penggunaan larvasida nabati berbahan daun salam (Syzygium polyanthum). Daun salam mengandung berbagai senyawa aktif toksik seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid, dan minyak atsiri. Penelitian eksperimen laboratorium dengan rancangan post-test only control group ini bertujuan untuk menguji efektivitas larutan daun salam terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti, menentukan nilai LC50, serta mengidentifikasi konsentrasi efektifnya.\r\nPengujian dilakukan selama 24 jam menggunakan 600 ekor larva Aedes aegypti instar III yang terbagi ke dalam kelompok kontrol dan lima variasi konsentrasi (0,4%, 1%, 1,6%, 2,2%, dan 2,8%) dengan lima kali pengulangan. Dalam aplikasinya, serbuk daun salam dimasukkan ke dalam kantong teh untuk mencegah kekeruhan air. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase kematian larva meningkat seiring bertambahnya konsentrasi, dimulai dari kelompok kontrol sebesar 0%, konsentrasi 0,4% sebesar 35% (7 ekor), konsentrasi 1% sebesar 50% (10 ekor), konsentrasi 1,6% sebesar 65% (13 ekor), konsentrasi 2,2% sebesar 75% (15 ekor), hingga konsentrasi 2,8% sebesar 85% (17 ekor). \r\nUji statistik ANOVA menghasilkan p-value 0,000 (p ≤ 0,05), yang membuktikan adanya perbedaan signifikan jumlah kematian larva pada setiap tingkat konsentrasi. Berdasarkan analisis probit, nilai Lethal Concentration 50 (LC50) berada pada konsentrasi 1,680%. Konsentrasi 2,8% ditetapkan sebagai konsentrasi efektif karena mampu melampaui standar efektivitas pembasmian larva (≥ 80%). Selain itu, pengukuran parameter fisik menunjukkan rata-rata suhu air (27,4℃ – 28,3℃ dan pH (6,64 – 6,72) masih berada dalam batas toleransi hidup larva, sehingga dapat disimpulkan bahwa larutan daun salam (Syzygium polyanthum) berpotensi dijadikan alternatif larvasida nabati terhadap larva Aedes aegypti.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain