Skripsi
UJI EFEKTIVITAS LARUTAN DAUN AFRIKA (VERNONIA AMYGDALINA) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI TERHADAP KEMATIAN NYAMUK AEDES AEGYPTI TAHUN 2026
Nyamuk Aedes aegypti adalah vektor utama penyebaran virus dengue penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pengendalian nyamuk masih didominasi oleh penggunaan insektisida kimia yang berisiko terhadap kesehatan dan lingkungan. Salah satu alternatif yaitu penggunaan tanaman yang berpotensi sebagai insektisida nabati, salah satu nya adalah daun afrika (Vernonia amygdalina) karena mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, dan saponin.\r\nPenelitian ini berjudul “Uji Efektivitas Larutan Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Sebagai Insektisida Nabati Terhadap Kematian Nyamuk Aedes aegypti Tahun 2026”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas larutan daun afrika sebagai insektisida nabati terhadap kematian nyamuk Aedes aeygpti. Penelitian menggunakan metode Quasi eksperimental dengan rancangan posttest only control group design. Variasi konsentrasi larutan daun afrika yang diuji yaitu : 55,6%, 58,8%, 62%, 65,2%, 68,4%, dan kontrol. Pengamatan dilakukan setelah 1 jam penyemprotan dan holding selama 24 jam. Setiap kelompok terdiri atas 25 ekor nyamuk dengan total 750 ekor dan lima kali replikasi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium PVBP Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jakarta II.\r\nHasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata persentase kematian nyamuk pada setiap konsentrasi larutan daun afrika. Analisis probit menghasilkan nilai LC₅₀ sebesar 65,9%. Meskipun demikian, efektivitas larutan daun afrika belum memenuhi standar efektivitas insektisida berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, yaitu mampu menyebabkan kematian minimal 80% hewan uji. Oleh karena itu, larutan daun afrika berpotensi sebagai insektisida nabati, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui pengembangan konsentrasi, metode, maupun formulasi.
Tidak tersedia versi lain