Karya Tulis Ilmiah
RANCANG BANGUN ALAT FOTOTERAPI BERBASIS CAHAYA BIRU DAN CAHAYA MERAH TERINTEGRASI SENSOR JARAK VL53L0X
Jerawat adalah masalah kulit yang disebabkan oleh kelebihan produksi sebum, penyumbatan folikel, dan pertumbuhan bakteri Cutibacterium acnes. Salah satu metode non-invasif yang digunakan untuk menurunkan aktivitas bakteri serta mengurangi peradangan adalah fototerapi dengan menggunakan panjang gelombang tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat fototerapi portabel berbasis LED dengan panjang gelombang cahaya biru 415 nm dan cahaya merah 633 nm yang dilengkapi sensor jarak VL53L0X serta timer terapi. Alat dirancang untuk mendeteksi jarak antara sumber cahaya dan objek pada rentang 8–10 cm serta menyediakan pengaturan waktu terapi\r\n5, 10, 15, dan 20 menit untuk masing-masing jenis cahaya. Modul alat terdiri dari Arduino Uno, LCD Nextion 2,8 inci, LED HPL blue light dan red light, sensor jarak VL53L0X, relay, buzzer, dan catu daya baterai 7,4 V. Pengujian dosis radiasi dilakukan pada jarak 10 cm dengan waktu\r\npenyinaran 20 menit menggunakan Spectral Chromameter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa LED blue light menghasilkan dosis radiasi sebesar 52,8 J/cm² dengan persentase error sebesar 10% dan akurasi sebesar 90% terhadap dosis acuan 48 J/cm². Sementara itu, LED red light menghasilkan\r\ndosis radiasi sebesar 98,4 J/cm² dengan persentase error sebesar 2,5% dan akurasi sebesar 97,5% terhadap dosis acuan 96 J/cm². Hasil pengujian timer pada variasi waktu 5, 10, 15, dan 20 menit menunjukkan tingkat akurasi di atas 99% pada kedua mode terapi. Pengujian sensor jarak\r\nmenunjukkan bahwa sensor VL53L0X mampu mendeteksi jarak objek pada rentang 8–11 cm dengan hasil pembacaan yang relatif mendekati jarak sebenarnya. Berdasarkan hasil pengujian, modul alat fototerapi telah mampu menjalankan fungsi pengaturan waktu, pendeteksian jarak, serta\r\nmenghasilkan dosis radiasi yang mendekati nilai acuan yang telah ditetapkan.
Tidak tersedia versi lain