Karya Tulis Ilmiah
PEMBUATAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN RESIN AKRILIK RA KELAS I MODIFIKASI 1 DAN RB KELAS III MODIFIKASI 1
Kehilangan gigi sebagian dapat mengganggu fungsi pengunyahan, bicara, estetika, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Apabila tidak segera digantikan, kondisi tersebut dapat menyebabkan gangguan oklusi, migrasi gigi, dan kerusakan jaringan pendukung. Salah satu perawatan yang banyak digunakan adalah gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL) resin akrilik karena memiliki estetika yang baik, biaya relatif terjangkau, serta mudah dibuat dan direparasi. Pada kasus kehilangan gigi kelas I modifikasi 1 rahang atas dan Kelas III Modifikasi 1 rahang bawah, diperlukan prosedur pembuatan yang tepat untuk menghasilkan gigi tiruan yang memiliki retensi, stabilitas, fungsi, dan estetika yang optimal.Tujuan penulisan ini adalah ,menjelaskan prosedur pembuat GTSL resin akrilik bilateral free end rahang ataas dan rahang bawah kelas III Modifikaasi 1, mengevaluasi hasil yang diperoleh, serta mengidentifikasi permasalahan dan solusi proses pembuatan. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada pembuatan gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL) resin akrilik Kennedy I Modifikasi 1 rahang atas dan Kennedy Kelas III Modifikasi 1 rahang bawah. Prosedur meliputi persiapan model kerja, survei model, penyusunan elemen gigi, flasking, packing, curing, finishing, selective grinding, hingga polishing. Hasil akhir menunjukan gigi sesuai dengan intruksi (A3,5). Setelah insersi, gigi tiruan dapat dipasang dengan baik, memiliki oklusi yang baik, retensi dan stabilitas yang memadai, serta memberikan kenyaman bagi pasien. Kesimpulan pada pembuatan GTSL resin akrilik bilateral free end RA dan RB kelas III Modifikasi 1 yang dilakukan sesuai prosedur menghasilkan gigi tiruan yang memenuhi fungsi, estetika, retensi, dan kenyaman pasien.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain