Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG MALOKLUSI DENGAN NIAT PENGGUNAAN ALAT ORTHODONTI DI SMA PUSAKA 1 JAKARTA TIMUR
Tingkat pengetahuan mengenai maloklusi diduga dapat memengaruhi minat \r\nseseorang dalam menggunakan alat ortodonti. Tujuan penelitian ini untuk \r\nmengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang maloklusi dengan minat \r\npenggunaan alat ortodonti pada siswa SMA Pusaka 1 Jakarta Timur. Metode \r\npenelitian ini berupa kuantitatif dengan desain analitik korelasional menggunakan \r\npendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 90 responden yang dipilih \r\nmenggunakan teknik quota sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan \r\nkuesioner tingkat pengetahuan tentang maloklusi dan kuesioner minat penggunaan \r\nalat ortodonti. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan \r\nuji Spearman Rank dan uji Mann-Whitney dengan taraf signifikansi α = 0,1. Hasil \r\npenelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat \r\npengetahuan kategori baik sebanyak 49 responden (54,4%) dan minat penggunaan \r\nalat ortodonti kategori sedang sebanyak 54 responden (60,0%). Hasil uji korelasi \r\nSpearman Rank diperoleh nilai signifikansi (p-value) 0,386 (p > 0,1), sehingga \r\ntidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan remaja tentang \r\nmaloklusi dengan minat penggunaan alat ortodonti. Hasil uji Mann-Whitney\r\nmenunjukkan tidak terdapat perbedaan tingkat pengetahuan berdasarkan jenis \r\nkelamin (p = 0,887) maupun minat penggunaan alat ortodonti berdasarkan jenis \r\nkelamin (p = 0,360). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan \r\nyang signifikan antara tingkat pengetahuan remaja tentang maloklusi dengan minat \r\npenggunaan alat ortodonti pada siswa SMA Pusaka 1 Jakarta Timur serta tidak \r\nterdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan maupun minat penggunaan \r\nalat ortodonti berdasarkan jenis kelamin.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain