Karya Tulis Ilmiah
Prosedur Pembuatan porcelain fused to metal pada gigi 47 dengan inlay retainer pada gigi 46,48
Kehilangan gigi posterior dapat mengganggu fungsi pengunyahan, penampilan dan \r\nkenyamanan pasien. Salah satu pilihan perawatan untuk menggantikan gigi yang hilang \r\ndengan preparasi minimal adalah Inlay Retainer Fixed Dental Prothesis. Pada kasus ini \r\ndigunakan restorasi porcelain fused to metal karena memiliki kekuatan mekanis yang \r\nbaik, ketahanan terhadap beban kunyah, serta estetika yang memadai untuk \r\npenggunaan jangka panjang. Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini adalah untuk \r\nmelakukan prosedur pembuatan porcelain fused to metal pada gigi 47 dengan inlay \r\nretainer pada gigi 46, 48 dan mengetahui kendala yang terjadi selama proses pembuatan \r\nserta mengetahui hasil insersi ke pasien untuk pembuatan gigi tiruan cekat pada \r\npasien. Metode Penulisan menggunakan studi kasus. Dengan tahap-tahap yang \r\ndimulai dari penanaman pada okludator, pengaplikasian hardener dan die spacer,\r\nmembuat pola malam, aplikasi porcelain, staining dan glazing, polishing inlay metal. \r\nHasil restorasi yang diperoleh memiliki warna sesuai shade guide A3,5, permukaan \r\nhalus dan tidak porus, inlay metal halus serta mengkilap, inlay metal tepat, rapat \r\nsehingga cekat, kontak oklusi baik tidak ada premature kontak, pasien merasa tidak ada \r\nkeluhan. Kesimpulan Pembuatan restorasi inlay retainer dimulai dari tahap pembuatan \r\ncoping, aplikasi porcelain, staining, glazing dan polishing. Kendala yang terjadi dapat \r\ndiatasi dengan perbaikan selama proses kerja sehingga diperoleh hasil restorasi yang \r\ntepat, cekat dan sesuai warna shade guide A3,5.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain