Karya Tulis Ilmiah
PROSEDUR PEMBUATAN ALAT ORTODONTI LEPASAN AKTIF PADA KASUS MULTIPLE DIASTEMA (STUDI KASUS)
Multiple diastema merupakan salah satu bentuk maloklusi berupa adanya beberapa celah antar gigi yang dapat mengganggu estetika dan kepercayaan diri pasien. Salah satu perawatan yang dapat digunakan untuk menangani kondisi tersebut adalah alat ortodonti lepasan aktif. Tujuan: Mengetahui dan melaksanakan prosedur pembuatan alat ortodonti lepasan aktif pada kasus multiple diastema serta mengevaluasi hasil pembuatannya. Metode: Penulisan laporan tugas akhir ini menggunakan metode studi kasus laboratorium. Komponen alat yang digunakan meliputi labial bow modifikasi retraksi kaninus, cengkeram Adams, dan basis akrilik self cured dengan metode dry method. Hasil: Alat ortodonti lepasan aktif berhasil dibuat sesuai prosedur dan dapat diinsersikan dengan baik pada model kerja maupun pasien. Setelah dilakukan pemakaian dan aktivasi berkala hingga aktivasi keempat, peranti mampu menggeser gigi sehingga celah multiple diastema menutup secara sempurna dengan kondisi jaringan sekitar yang tetap sehat. Kesimpulan: Alat ortodonti lepasan aktif pada kasus multiple diastema dapat dibuat dengan baik sesuai prosedur laboratorium. Hasil insersi menunjukkan peranti memiliki retensi dan stabilitas yang baik, nyaman digunakan, tidak mengganggu oklusi gigi antagonis, serta mampu membantu penutupan celah secara \r\noptimal.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain