Karya Tulis Ilmiah
PROSEDUR PEMBUATAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN RESIN AKRILIK KENNEDY KELAS II MODIFIKASI 1 KASUS NODULAR PALATINUS RAHANG ATAS
Gigi Tiruan Sebagian Lepasan (GTSL) berbahan resin akrilik memiliki keunggulan yaitu ringan, estetik, ekonomis, dan mudah diperbaiki. Salah satu klasifikasi Kennedy Kelas II free-end unilateral, masalah yang sering ditemukan dalam kasus ini yaitu retensi. Dalam pembuatannya, kondisi anatomi mulut perlu diperhatikan, termasuk adanya torus palatinus,merupakan tonjolan tulang pada palatum salah satunya berbentuk nodular yang mempengaruhi perencanaan pembuatan gigi tiruan. Tujuan laporan tugas akhir ini untuk mendeskripsikan ”Prosedur Pembuatan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Resin Akrilik Kennedy Kelas II Modifikasi 1 Kasus Nodular Palatinus Rahang Atas”. Metode yang digunakan yakni metode konvensional, meliputi penerimaan model kerja, survei model (surveying), block out, pembuatan galangan gigit, pemasangan pada artikulator, pembuatan cengkeram, penyusunan elemen gigi, wax contouring, flasking, boiling out, packing, curing, deflasking, finishing, dan polishing. Hasil akhir menunjukkan bahwa gigi tiruan memiliki permukaan basis yang halus, mengilap, tidak porus, serta warna elemen gigi sesuai dengan surat perintah kerja yaitu A3,5. Gigi tiruan juga menunjukkan adaptasi yang baik terhadap jaringan pendukung dan memberikan retensi serta oklusi yang memadai. Kesimpulan ”Prosedur Pembuatan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Resin Akrilik Kennedy Kelas II Modifikasi 1 Kasus Nodular Palatinus Rahang Atas” dapat dibuat sesuai dengan tahapan laboratorium dan klinis yang tepat. Selama proses pembuatan ditemukan beberapa kendala, namun dapat diatasi melalui modifikasi penyusunan gigi dan penambahan resin akrilik self-cured untuk meningkatkan retensi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain