Karya Tulis Ilmiah
INOVASI PENGGUNAAN KOMPOSIT BIOMATERIAL HIBRIDA POLYETHERKETONEKETONE (PEKK) STRUKTUR, STRENGHT, MODULUS ELASTISITAS
Latar Belakang: Polyetherketoneketone (PEKK) merupakan biomaterial termoplastik berkinerja tinggi dari keluarga Polyaryletherketone (PAEK) yang memiliki potensi besar sebagai bahan restorasi, prostesis, dan implan gigi. Dibandingkan Polyetheretherketone (PEEK), PEKK memiliki kandungan gugus keton yang lebih tinggi sehingga memberikan sifat mekanis dan fisik yang lebih unggul. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji inovasi penggunaan komposit biomaterial hibrida PEKK berdasarkan struktur, kekuatan 111(strength), dan modulus elastisitasnya sebagai biomaterial dalam bidang prostodontik. Metode: Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and MetaAnalyses). Literatur diperoleh melalui Google Scholar, PubMed, dan Semantic Scholar dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Dari total 1.278 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 18 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa PEKK memiliki struktur kimia yang terdiri atas dua gugus keton dan satu gugus eter, sehingga memberikan kekakuan, stabilitas termal, serta sifat mekanis yang lebih baik dibandingkan PEEK. PEKK memiliki kekuatan tarik, kekuatan tekan, ketahanan aus, dan modulus elastisitas yang lebih tinggi, disertai biokompatibilitas, hidrofilisitas, stabilitas warna, serta penyerapan air yang lebih baik. Kesimpulan: PEKK merupakan biomaterial inovatif yang memiliki karakteristik fisik dan mekanis unggul serta berpotensi menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan PEEK dalam aplikasi prostodontik dan implantologi.
Tidak tersedia versi lain