Skripsi
Prototype Alat Skrining Tingkat Stres Menggunakan Metode Fuzzy Logic Dilengkapi Video Interaktif Sebagai Saran Aktivitas
Penilaian tingkat stres melalui kuesioner memiliki keterbatasan karena bersifat subjektif dan tidak merepresentasikan kondisi fisiologis secara real-time. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem deteksi stres objektif berbasis Internet of Things (IoT) terintegrasi algoritma fuzzy logic dan video penanganan awal interaktif. Sistem ini memantau empat parameter: denyut jantung (BPM), suhu tubuh, laju pernapasan (RR), dan kelembapan kulit (GSR). Data diproses menggunakan algoritma fuzzy logic untuk menghasilkan empat klasifikasi: Rileks, Tenang, Cemas, dan Stres, yang divisualisasikan pada antarmuka LCD Nextion 4,3 inci. Pengujian keakuratan instrumen dilakukan dalam dua tahap. Pertama, pengujian menggunakan alat kalibrator standar (Prosim 4 Fluke, Blackbody, dan Multimeter) menghasilkan tingkat akurasi untuk BPM sebesar 95,89%, suhu tubuh 98,31%, RR 95,74%, dan GSR 96,76%. Kedua, validasi langsung pada responden manusia menggunakan pembanding alat ukur medis (Pulse Oximeter, Thermogun, dan penghitungan manual) menunjukkan tingkat akurasi BPM sebesar 96,98%, suhu tubuh 97,51%, RR 95,99%. Berdasarkan keseluruhan data, algoritma fuzzy logic terbukti sangat presisi dengan tingkat akurasi klasifikasi mencapai 99,01%. Kinerja transmisi data ke platform IoT TagoIO berjalan stabil dengan rata-rata waktu pengiriman 2,14 detik. Sebagai intervensi dini, sistem berhasil memutar video panduan relaksasi secara otomatis saat mendeteksi kondisi \"Cemas\" dan \"Stres\". Secara keseluruhan, instrumen ini terbukti akurat, responsif, dan efektif sebagai solusi inovatif skrining sekaligus manajemen stres mandiri.
Tidak tersedia versi lain